• Berita Terkini

    Kamis, 08 September 2016

    Rumdin Sekda Pati Diteror, Pelaku Taruh Bangkai Kepala Anjing

    PATI – Rumah Dinas (Rumdin) Sekda (Sekretaris Daerah) dan Kantor DPRD Pati, dikejutkan adanya bangkai kepala anjing yang dibungkus rapi menggunakan kardus. Selain bangkai hewan, di dalam kardus ada kertas kado biru berisi tulisan kampanye hitam yang ditujukan salah satu Balon Wakil Bupati Pati Pilkada 2017 mendatang.

    Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, bungkusan itu sudah ada sejak Selasa (6/9) sore. Namun baru diketahui kemarin pagi. Ceritanya, Sekda Pati Desmon Hastiono tiba di rumahnya dari rapat di Semarang, sekitar pukul 17.30. Saat itu, dia melihat ada bungkusan di pagar depan rumahnya.

    Dia pun mengira bungkusan itu kepunyaan salah satu tukang bangunan yang mengerjakan pagar. Desmon membiarkan bungkusan itu hingga kemarin pagi.
    Kemudian, saat dia berangkat kerja kemarin pagi, tiba-tiba ditelepon istrinya yang memberitahukan ada bungkusan di pagar rumdin. Selang beberapa saat, dia juga mendapatkan kabar dari Kasatpol PP Pati, di pagar kantor DPRD Pati, ada bungkusan serupa yang ditemukan salah satu karyawan cleaning service, Muntohar, 21. Desmon kaget dan heran.

    ”Saya lantas meminta tolong kepada istri dan petugas Satpol PP memfoto bungkusan itu. Ternyata sama persis. Lalu saya kontak ajudan untuk melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian,” kata Desmon.

    Proses evakuasi bungkusan itu memerlukan waktu yang cukup lama. Sejak pukul 07.00, kawasan jalan Kantor DPRD Pati di Jalan Dr. Wahidin, dan rumdin sekda di Jalan Diponegoro, sudah disterilkan dari warga. Aparat kepolisian menjaga ketat kedua lokasi tersebut. Warga sekitar sempat panik karena isi bungkusan itu diduga bom.

    Pukul 11.00, tim Gegana Sat Brimobda Polda Jateng, datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan proses evakuasi. Kali pertama dilakukan di Rumdin Sekda Jalan Diponegoro yang berada persis di sebelah barat Hotel Safin Pati. Kendaraan yang melewati Jalan Diponegoro sempat dialihkan ke Jalan A. Yani selama 60 menit.
    Seorang petugas kepolisian terlihat memakai pakaian penjinak bom untuk memeriksa bungkusan itu. Waktu yang dibutuhkan sekitar 40 menit untuk mengidentifikasi bungkusan di pagar rumdin sekda. Setelah kardusnya dibuka, isinya adalah toples plastik yang didalamnya ada bangkai kepala anjing di dalam plastik merah.
    Bau bangkai itu cukup menyengat. Di samping toples ada tulisan kampanye hitam yang ditujukan kepada Saiful Arifin. Isinya, Saiful Arifin tidak akan menang pada Pilkada 2017.

    Setelah berhasil mengevakuasi bungkusan di depan Rumdin Sekda Pati, tim gegana menuju depan Kantor DPRD di Jalan Dr. Wahidin. Proses evakuasi di lokasi kedua ini tidak membutuhkan waktu lama. Sekitar 15 menit tim gegana berhasil membuka bungkusan itu. Isinya sama persis dengan di depan rumdin sekda.

    Menurut Desmon, kedua bungkusan itu sudah meresahkan warga. Dia meminta pihak kepolisian mengusut tuntas pelaku yang membuat situasi tidak kondusif seperti itu. Apalagi ini jelang Pilkada Pati.

    Wakapolres Pati Kompol Nyamin mengatakan, tidak menemukan benda logam atau bom di dalam kotak yang awalnya dicurigai bahan peledak itu. ”Isinya malah berisi brosur kampanye hitam yang ditujukan salah satu calon. Ada bangkai binatang yang diduga kepala anjing,” kata wakapolres.

    Nyamin memastikan, bakal memburu pelaku yang ingin meneror dan membuat situasi Pati tidak kondusif. Pelaku harus dicari karena sudah memberikan rasa takut kepada masyarakat. Dia juga sudah menerjunkan tim untuk memburu pelaku. ”Di depan rumdin sekda ada kamera CCTV yang bisa dijadikan salah satu alat untuk melacak pelaku,” tegasnya. (put/lil)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top