• Berita Terkini

    Tuesday, September 6, 2016

    Permadani akan Gelar Pawiyatan Panatacara

    Drs Wuryanto MMPd
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Dewan Pengurus Daerah Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (DPD Permadani) Kebumen, akan menyelenggarakan Pawiyatan Panatacara Tuwin Pamedharsabda Bregada XIII.

    Pawiyatan rencananya akan dilaksanakan pada 19 September 2016 hingga 23 Februari 2017 mendatang. Pendaftaran peserta dimulai pada 15 Agustus hingga 15 September 2016. Adapun tempat pendaftannya dilaksanakan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dipertabud)Kebumen dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kebumen.

    Ketua DPD Permadani Kebumen Drs Wuryanto M MPd mengatakan, Permadani merupakan orgasnisasi yang bergerak di bidang sosial dan budaya. Permadani akan melestarikan Kebudayaan Jawa maupun Indonesia. Permadani dibentuk sebagai wadah bagi para pemerhati budaya.

    Sebagai salah satu bentuk nguri-uri budaya lanjutnya, Permadani akan menggelar Pawiyatan (kursus,red) Panatacara Tuwin Pamedharsabda. Dengan adanya pawiyatan tersebut maka akan semkin banyak orang yang peduli terhadap budaya. Ini mengingat budaya Jawa kini mulai terkikis. Salah satu bukti nyata terkikisnya budaya Jawa yakni semakin sedikitnya masyarakat yang mampu menguasai Bahasa Jawa dengan baik dan benar. Padahal bahasa merupakan salah satu simbol dari budaya “Tempat pawiyatan rencananya akan dilaksanakan di aula Dipartabud Kebumen,” tuturnya kepada Ekspres, Senin (5/9/2016) diruang kerjanya.

    Pawiyatan, kata Wuryanto, akan dilaksanakan setiap Senin dan Kamis pukul 14.00 sampai dengan 17.00 WIB. Beberapa materi yang akan disampaikan pada pelatihan yakni kapermadanen, budi Pekerti/tata krama, basa tuwin Sastra Jawi, kapanatacaran, renggeping wicara, adat tata cara Jawi, sekar lan gendhing, ngedi busana lan ngadi sarira, padhuwungan, sekar setaman, momotan lokal dan gladen. “Biaya untuk pawiyatan Rp 750 ribu, dibayar pada saat pendaftaran Rp 400 ribu,” katanya.


    Saat mendaftar lanjut Wuryanto, peserta menyerahkan pas foto 3x4 sebanyak dua lembar. Saat pelatihan peserta akan mendapatkan snack dan buku materi. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi pawiyatan. “Biaya tersebut belum termasuk untuk wisuda,” paparnya, sembari menambahkan pendaftaran pada Dipartabud dapat menghubungi Drs Wuryanto MMPd dan Disperindagsar dapat menghubungi Dra Srikunti MSi. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top