• Berita Terkini

    Tuesday, September 20, 2016

    Marak Virus Cacing Hati, Peternak Purworejo Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

    ilustrasi
    PURWOREJO- Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) menghimbau kepada peternak di Kabupaten Purworejo untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.  Berkembangnya virus cacing hati yang terdapat pada tubuh sapi dimungkinkan dapat menjadi ancaman bagi peternak.

    Himbauan itu dilakukan mengingat banyak ditemukannya hewan sapi yang terinfeksi cacing hati pada perayaan Idul Adha kemarin. Data menunjukan dari 1.760 sapi yang disembelih pada hari raya kurban, terdapat 158 sapi yang terinfeksi cacing hati.

    "Tidak hanya cacing hati, inveksi seperti cacing rumen (cacing waduk.red) dan cacing pada usus serta penyakit TBC di paru-paru kerap ditemui pada hewan sapi," ucap Kasi Kesehatan Hewan DPPKP Purworejo Ir Doddy Heru Prasetyo, saat dimintai keterangan, kemarin.

    Menurut Doddy, virus-virus yang kerap menjangkit hewan sapi tersebut perlu dieliminasi sejak dini. Hal itu bisa dilakukan dengan cara menjaga makanan sapi, pemberian vitamin dan vaksin serta penerapan pola perawatan hewan yang sehat.

    "Kebersihan kandang tenak harus selalu diperhatikan, selain itu pemberian vitamin secara periodik minimal dalam 2 atau 3 bulan penting untuk menjaga kekebalan tubuh sapi agar tidak mudah terserang virus," katanya.

    Doddy menyayangkan sikap para peternak sapi yang kerap apatis terhadap kesehatan sapi. "Kadang mereka itu malas memberikan vitamin. Padahal vitamin itu harganya tergolong murah, paling hanya 5 ribu," terangnya.

    Padahal menurut Doddy, sapi yang kerap diberi vitamin akan sangat berbeda dengan sapi yang hanya diberi makan seadanya. Perbedaan tersebut nampak jelas pada tubuh dan kebugaran sapi. Sapi yang terawat dengan baik dan rutin mendapat asupan vitamin akan memiliki kekebalan tubuh yang kuat.

    "Jika sapinya sehat, bugar nanti sapi itu akan memiliki pencernaan yang baik, jika pencernaanya baik sapi akan gemuk dan akan semakin menguntungkan jika dijual," papar Doddy.

    Doddy menambahkan, pihaknya selalu terbuka jika para peternak sapi membutuhkan bantuan dari Dinas untuk melakukan Vaksinasi terhadap hewan sapi. "Kami siap dan kami sedia jika peternak membutuhkan vaksin," tandasnya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top