• Berita Terkini

    Friday, September 30, 2016

    Lima Dubes Siap Hadiri Pekan Batik Nusantara 2016 di Pekalongan

    PEKALONGAN - Lima duta besar dari sejumlah negara direncanakan hadir dalam pembukaan Pekan Batik Nusantara (PBN), Selasa (4/9) di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan. Kelima dubes yang menyatakan siap hadir yakni dari Afrika Selatan, Filipina, Singapura, Korea Selatan dan Malaysia. Kelimanya juga akan mengikuti kegiatan membatik bersama sejumlah pejabat baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

    "Yang sudah konfirmasi adalah Afrika Selatan, Korea Selatan, Malaysia, Filipina dan Singapura. Mereka akan hadir dalam pembukaan dan sekaligus mengikuti kegiatan membatik bersama," tutur Ketua Panitia PBN 2016, Slamet Prihantono dalam kegiatan Ngopi Bareng Walikota Pekalongan di Rumah Dinas, Jumat (30/9).

    Selain kehadiran duta besar, PBN rencananya juga akan dibuka langsung oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.
    Dikatakan Totok, sapaan akrab Pj Sekda, saat ini pihaknya masih menunggu kepastian kehadiran Puan. Menurut informasi terakhir, surat dari Pemkot Pekalongan sudah diturunkan ke putri Megawati tersebut. Namun yang pasti, pembukaan PBN juga akan dihadiri oleh Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf.

    Usai pembukaan dan membatik bersama, malam harinya akan digelar gala dinner dan fashion show mahakarya batik Pekalongan. Sebanyak 72 kain batik rancangan sembilan orang desainer dari Kota Pekalongan seperti dari Zikin Desain, Qonita, Tobal Batik dan dari Desainer Mode Kota Pekalongan (Desmoka). Juga dijadwalkan hadir dalam gala dinner dan fashion show, penyanyi eks vokal grup Warna, Nina Tamam.

    "Dalam fashion show tersebut akan dibuktikan, dan tunjukkan bagaimana desainer Kota Pekalongan sudah bisa bersaing dan dapat dianggap sejajar di khasanah fashion batik di Indonesia," kata Totok.

    Kemudian juga akan digelar sejumlah seminar mulai seminar dan talkshow mulai dari talkshow batik dan seminar bekerjasama dengan BI yang mengambil tema smartbisnis untuk menuju smartcity. Dalam seminar itu, juga akan dilakukan launching lapak online bagi pengusaha batik di Kota Pekalongan, dan aplikasi android website Pemkot Pekalongan.

    Walikota Pekalongan, HA Alf Arslan Djunaid menambahkan, PBN 2016 diharapkannya tidak sekedar menjadi acara seremonial belaka, namun akan ditindakanjuti dengan langkah-langkah pembinaan terhadap UKM, terutama UKM batik di Kota Pekalongan. "Namun kami juga akan kenalkan sejumlah produk unggulan lain di Kota Pekalongan seperti usaha konveksi, tekstil hingga ATBM yang dulu sempat berjaya," katanya.

    Karena sejauh ini, sambung Alex, pembinaan batik yang ingin dijadikan satu daya ungkit besar baik di bidang ekonomi maupun pariwisata dirasa belum maksimal. Untuk itu, mulai tahun depan dengan adanya SOTK baru dan pariwisata akan diurus tersendiri. Dia bertekad untuk membangun kembali batik sebagai daya tarik wisata Kota Pekalongan.
    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Disperindagkop dan UMKM Drs Supriono MM, Kepala Diskominfo Sri Budi Santoso, Kepala Dishubparbud, Doyo Budi Wibowo, Perwakilan dari BI Tegal dan sejumlah panitia PBN 2016.(nul)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top