• Berita Terkini

    Thursday, September 8, 2016

    Korban Mortir Nyasar Dirujuk ke RS TNI

    imam/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bedor (30) warga RT 2 RW 4 Desa Entak Kecamatan Ambal yang menjadi korban ledakan mortir saat TNI akhirnya dirujuk ke rumah sakit TNI Magelang.

    Kepala Desa Entak Sapari mengatakan, Bedor mengalami luka di bagian lengan kanannya. Luka itu diakibatkan terkena serpihan mortir yang meledak saat latihan TNI. "Saya tidak tahu perses lukanya seperti apa yang jelas RSUD tidak sanggup menanganinya,” ungkapnya.


    Sempat dilarikan Puskesmas Ambal, Bedor akhirnya dirujuk ke RSUD Dr Soedirman Kebumen. Setelah sampai di rumah sakit, ternyata RSUD juga tidak sanggup menangani, Bedor pun kemudian dirujuk ke rumah sakit TNI Magelang. “Ini kami sedang dalam perjalanan untuk mengantar Bedor ke rumah sakit TNI Magelang,” katanya via handphone, kemarin.

    Dari penelusuran Eskpres dilapangan, titik ledakan berada di ladang ubi kayu yang baru ditanam. Di bekas ledakan tersebut, masih terdapat beberapa serpihan alumunium berukuran kecil-kecil. Selain itu terdapat pula ekor mortir yang juga terbuat dari alumunium. Dalam motir tersebut bertuliskan kode SSC84DO10-026 M149. Sementara itu dibagian bawah mortir (titik picu) terdapat kode, M71A2 HWY 09B011-063.

    Menurut warga, selama ini tidak pernah ada mortir yang menghampiri ladang tersebut. Mengingat, area itu dikenal sebagai daerah yang aman. Bahkan saat kejadian terdapat beberapa orang yang berada di lokasi itu, namun hanya Bedor yang menjadi korban.

    Tumijo, salah satu warga mengatakan, jika ada latihan biasanya TNI akan memasang tanda berupa bendera merah.  Namun pada hari kejadian, dia tak melihat tanda itu. Bila ada bendera, dipastikan warga tidak mungkin berani berada lokasi tersebut. “Warga sangat menyadari, jadi tidak mungkin berada di dalam jangkuan peluru, namun ini tidak ada tanda sama sekali,” ucapnya.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan dari pihak TNI AD. Dandim 0709 Kebumen, Letkol Letkol Czi Priyo Sambodo saat dihubungi belum bisa berkomentar banyak. "Saya malah belum tahu, ini lagi di luar kota," katanya via sambungan telpon.


    Bedor (30) warga RT 2 RW 4 Desa Entak Kecamatan Ambal menjadi korban ledakan mortir Kamis (8/9/2016) sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian berawal saat korban sedang merumput di pesisir selatan. Bedor yang berada di sekitar 50 meter dari titik ledakan, tangan kanannya terkena serpihan mortir. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top