• Berita Terkini

    Friday, September 30, 2016

    Diniati Sedekah, Penjual Srabi di Gombong ini Gratiskan Dagangannya Seminggu Sekali

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Untuk bersedekah tidaklah harus menunggu menjadi kaya. Setidaknya itulah yang dilakukan oleh Solikhatun warga RT 6 RW 1 Desa Wero Kecamatan Gombong. Meski "hanya berprofesi" sebagai penjual kue srabi, Solikhatun rutin bersedekah.

    Uniknya, Solikhatun bersedekah bukan dengan uang atau hartanya melainkan dengan srabi yang menjadi sumber nafkah hidupnya. "Sedekah srabi" itu dia lakukan setiap Hari Jumat. di tiap minggunya Pada hari itu, Solikhatun memberikan dagangannya itu secara cuma-cuma alias gratis. Ini dilakukannya, semata-mata untuk mencari ridho dan berkah dari Alloh SWT.

    Saat ditemui Ekspres Jumat (30/9/2016), Solikhatun mengatakan, setiap harinya sekitar 80 buah kue srabi terjual habis. Pada Hari Jumat jumlah yang sama tidak dijual satu pun, melainkan digratiskan kepada semua yang mau, baik itu anak sekolah, penduduk setempat, maupun pengguna jalan lainnya. “Sedekah dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing orang. Saya mampunya hanya bersedekah seperti ini Mas,” tuturnya.

    Istri Asep Firman (40) itu menegaskan, setiap perusahaan besar akan mempunyai  dana sosial yang disebut dengan Corporate Social Responsibility (CSR). Dana diberikan oleh perusahaan untuk kepentingan sosial. “Namun saya bukanlah perusahaan besar, saya hanya penjual srabi saja, maka ini lah yang dapat saya lakukan,” paparnya.

    Ibu dari tiga anak ini setiap pagi berjualan srabi di perempatan jalan Gang Bogowonto RT 5 RW 1 Desa Wero Kecamatan Gombong. Tepatnya di halaman rumah Mundir Hasan SPd pemilik Omah Cokelat Angkringan Bogowonto. Oleh Mundir Solikhatun sama sekali tidak dipungut biaya sewa. Perempatan jalan tersebut setiap paginya selalu ramai dipenuhi lalu lalang penduduk.

    Pemilik Omah Cokelat Mundir Hasan mengatakan, pihaknya memberi kesempatan kepada Solikhatun untuk dapat berjualan srabi di halaman rumahnya. Sebab kawasan tersebut tergolong ramai. Sedekah di tempat itu, tidak hanya dilakukan oleh Sholikhatun,  sendiri setiap Hari Jumat Mundir sendiri selalu menyediakan 75 nasi bungkus yang dibagikan secara gratis. “Kini beberapa tetangga juga sudah mulai ikut menitipkan nasi bungkus, sehingga jumlah yang dibagikan semakin banyak,” paparnya.

    Program sedekah tersebut juga mendapatkan dukungan penuh dari Ketua RT 5 RW 1 Bokiran. Pihaknya akan mengumumkan program tersebut pada kegiatan RT. Dengan demikian diharapkan jumlah warga yang bersedekah semakin banyak. “Kalau ini dilakukan secara berjamaah oleh semua warga RT 5 RW 1, tentunya jumlahnya semakin banyak,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top