• Berita Terkini

    Thursday, August 4, 2016

    Roket Buatan Brasil Diuji Coba di Pantai Bocor

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)– Peluncur roket baru produksi Brasil diuji coba di Dislitbang Mabes TNI AD di kawasan Pesisir Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren. Uji coba tembak senjata peluncur roket baru yang dibeli dan didatangkan khusus dari Brasil itu digelar oleh Mabes TNI AD, Kamis (4/8).

    Staf Pengadaan Kementerian Pertahanan Letnan Kolonel Arm Aziz Mahmudi, mengatakan alutsista tersebut dilengkapi dengan teknologi komunikasi data dan suara yang dapat diintegrasikan dengan teknologi battle management system.

    "Navigasi tersebut mampu menjangkau jarak tembak hingga 80 kilometer," terang Aziz Mahmudi, disela-sela uji coba.

    Letkol Arm Aziz Mahmudi menjelaskan, alutsista Armed Multi Louncher Rocket System, Astros II MK 6 produksi Avibras Industria Aeroespecia SA (AIA-SA) Brasil ini merupakan sistem senjata peluncuran roket yang memiliki kaliber multi efek gentar yang tinggi. "Juga dapat menembakan tiga jenis kaliber dari unit peluncuran yang sama," bebernya.

    Menurutnya, alutsista baru milik TNI AD ini memiliki sistem berteknologi tinggi. Alat ini dibekali remot kontrol untuk membidik sasaran dan keunggulan lainya adalah akurasi tinggi karena dilengkapi navigator dibantu GPS melalui pusat kendali tembak bataliyon yang memiliki C4, comand, control, computing, comunicatons, inteligance dan navigation.

    Lebih jauh, alutsista ini dapat dioperasionalkan minimal empat orang dengan perlengkapan mekanis hidrolik. "Sehingga memudahkan untuk penggantian, pengangkatan dan penurunan container serta pengisian amunisi baru," ungkapnya.

    Ia menambahkan, pengadaan alutsista baru milik TNI AD ini merupakan upaya penguatan pertahanan negara di tengah maraknya berbagai tantangan baik dari luar maupun dari dalam negeri. "Kegiatan ini untuk melihat performa dari MLRS yang kita adakan atau kita beli dari Brasil," imbuhnya.

    Roket buatan Brasil itu seluruhnya telah tiba di Indonesia. Ia berharap alutsista yang telah dilengkapi dengan sistem pertahanan di Indonesia serta kemampuan dan modernisasi jajaran alutsista satuan TNI AD khususnya di Satuan Armed.

    "Saat ini kegiatan untuk performa dari roket. Sehingga kita dapatkan jarak maksimum dari penembakan. Diharapkan dari hal tersebut bisa memberikan keyakinan kepada TNI angkatan darat, yang nantinya akan menggunakan alutsista ini," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top