• Berita Terkini

    Wednesday, August 10, 2016

    Gorong-gorong Amblas Bahayakan Pengguna Jalan

    PURWOREJO- Ruas jalan Purworejo-Jogjakarta KM 12, Desa Keduren, Kecamatan Purwodadi, tepatnya selatan "Buh Wesi" mengalami kerusakan. Gorong-gorong dibawah jalan amblas dan membuat cekungan yang cukup dalam. Kondisi itu sangat membahayakan pengguna jalan.

    Sebagian besar pengguna jalan tidak menyadari adanya cekungan yang menyebabkan gelombang jalan itu. Banyak dari mereka yang menjadi korban, terlebih saat roda kendaraan terperosok dan membuat pengendara tidak bisa menguasai laju kendaraan.

    Kerusakan jalan itu sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum ada upaya perbaikan. Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, warga setempat berinisiatif memberi tulisan bahaya pada ruas jalan tersebut. Meski demikian upaya itu kurang evektif.

    Ali Mukti (30), salah watu warga setempat mengatakan, kerusakan jalan itu disebabkan amblasnya gorong-gorong tepat dibawah jalan. Derasnya aliran air dimungkinkan mengikis pondasi yang sudah semestinya diganti.  Kondisi diperparah dengan banyaknya kendaraan yang setiap hari melintasi jalan.

    "Kendaaraan yang lewat pasti masuk lubang, terlebih letaknya cukup ke tengah jalan. Dari kejauhan memang tidak terlihat jelas, pas sampai sudah tidak bisa menghindar," ucapnya, kemarin.

    Dikatakan, tidak sedikit dari pengguna jalan yang menjadi korban. Sebagian besar dari mereka merupakan pengendara sepeda motor. "Belum lama ini ada pengendara sepeda motor yang terjatuh. Beruntung korban hanya mengalami luka ringan. Namun kendaraanya rusak cukup parah," ucapnya.

    Siti Mukhafidhoh (25) warga lainnya menambahkan, kerusakan jalan diperparah dengan minimnya penerangan di ruas jalan tersebut. Lampu penerangan yang ada dipinggir jalan, kini kondisinya mati. "Lampunya sudah lama mati, tapi entah kenapa sampai sekarang tidak kunjung diperbaiki.

    Warga berharap, kerusakan jalan itu bisa segera diperbaiki sebelum menimbukan jatuhnya korban jiwa. Terlebih jalan itu merupakan jalan utama yang setiap hari dilalui kendaraan dari dalam dan luar kota Kabupaten Purworejo.

    "Sebelum semakin parah sebaiknya diperbaiki. Jangan sampai menimbulkan korban yang lebih banyak lagi," hapanya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top