• Berita Terkini

    Sunday, August 14, 2016

    Diguyur Hujan Deras, Peserta Persami "Bertumbangan"

    saefur/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Hujan deras, mewarnai kegiatan Scout Night Carnival atau Perkemahan Sabtu Malam Minggu (Persami) dalam rangka memeringati HUT Pramuka Ke-55 tingkat Kabupaten Kebumen, Sabtu malam (13/6/2016). Buruknya cuaca ditambah faktor kelelahan membuat para peserta Persami merupakan perwakilan Kwarran di Kebumen itu banyak yang sakit dan pingsan.

    Hujan mulai turun saat pembukaan yang dilakukan Bupati Kebumen HM Yahya Fuad. Bahkan, bupati harus memberi sambutan dengan perlindungan payung yang dipegang oleh salah seorang panitia.

    Hujan masih juga turun saat peserta mengikuti karnaval mengitari kota Kebumen. Alhasil, para peserta basah kuyup sepanjang perjalanan. Sebagian lain memilih meninggalkan barisan untuk sekedar berteduh di emperan toko.

    Usai mengikuti karnaval,  para peserta masih harus mengikuti prosesi api unggun dan pengulangan janji di alun-alun Kebumen. Saat prosesi inilah, hujan disertai angin kencang turun. Nah, begitu kegiatan ini selesai, para peserta yang kelelahan dan kedinginan banyak yang pingsan. Pantauan koran ini, jumlah peserta yang pingsan mencapai puluhan.

    Suasana pun mendadak panik. Banyaknya peserta yang pingsan juga membuat tim kesehatan yang terdiri dari PMI, Orari dan Dinas Kesehatan kerepotan. Para peserta itu lantas dievakuasi ke gedung DPRD Kebumen bahkan pendopo rumah dinas Bupati. Melihat kondisi itu, Ketua Kwarcab Kebumen, Adi Pandoyo turun tangan. Adi Pandoyo meminta para korban dirawat secepat mungkin. " Pokoknya korban yang parah langsung saja di larikan ke rumah sakit terdekat, Permata Medika apa RSUD. Masalah biaya tanggungan saya..!!" ucapnya dengan nada tinggi.

    Baru kemudian, para peserta yang pingsan dan sakit itu dilarikan ke rumah sakit sesuai permintaan Adi Pandoyo. Buruknya cuaca juga membuat para peserta diungsikan ke rumah pendopo rumah dinas bupati, dan gedung DPRD. Termasuk, seluruh barang yang ada di tenda peserta juga ikut diungsikan. Sudah begitu, meski sudah diungsikan, para peserta Persami harus tidur tanpa alas, karana alas meraka telah basah tergenang air.(saefur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top