• Berita Terkini

    Friday, August 12, 2016

    Beredar Video Syur Pelajar di Sawah

    KUDUS - Video syur tiba-tiba diunggah di sebuah akun pribadi Kamis (11/8) pagi lalu. Akun tersebut diduga merupakan milik warga Kecamatan Undaan.

    Video bermaterikan porno aksi itu memunculkan banyak respon. Sekitar 40 menit sejak di-upload di dinding Facebook langsung menuai puluhan komentar. Seketika video itu menjadi viral di dunia maya. Pengunggah diminta mengirim video oleh teman-teman medsos lainnya. Ada yang meng-inbok bermaksud dikirimi video versi panjangnya.

    Komentar-komentar itu tidak ditanggapi pemilik akun. Anak muda yang memiliki akun Fais Boutdjah Kalem itu diduga menghapus medsos-nya. Saat Jawa Pos Radar Kudus menelusuri akun itu tidak dapat lagi. Keterangan konten tidak tersedia.

    Video berdurasi 1 menit 34 detik itu diduga sengaja dibuat pasangan yang masih sangat muda. Pemeran yang terdapat dalam video itu diperkirakan berbeda usia. Seorang pelaku perempuan diduga masih berstatus pelajar di sebuah sekolah di Kecamatan Undaan. Sedangkan prianya diduga sudah tak lagi bersekolah atau bekerja.
    Cewek yang berada dalam video itu berwajah cantik. Kulitnya putih. Kuku tangan kiri terlihat panjang dengan cat kuku warna orange. Dia mengenakan baju putih dengan garis-garis merah hati. Sedangkan kerudungnya berwarna putih dan bergaris-garis hitam.

    Sedangkan pria atau pacarnya tak terlihat jelas pakaian yang tengah dikenakan saat melancarkan aksi. Kulit wajahnya sawo matang. Rambutnya hitam. Sedangkan potongan rambutnya bergaya layaknya penyanyi Justin Bieber. Lehernya berkalung. Khas dari style cowok itu adalah telinga kanannya mengenakan piercing alias tindik. Ada dua buah.

    Video itu diakhiri dengan adegan ciuman dan pelukan. Mengamati video tersebut, adegan tak senonoh itu diduga dilakukan di persawahan.
    Warga Undaan yang tak ingin disebutkan namanya mengaku, beredarnya video itu sempat membuat geger. Namun pihaknya meredam dan membicarakan dengan keluarga perempuan yang ada dalam video tersebut.

    Menurutnya, pria yang ada di dalam video itu adalah F. F merupakan warga Kecamatan Undaan. “Dari pihak keluarga si cewek sepertinya akan dilaporkan ke Polres Kudus,” kata sumber yang ditemui Jawa Pos Radar Kudus kemarin (12/8).

    Dia menyesalkan penyebarluasan video oleh pihak cowok. Terlebih penyebarluasannya diunggah di media sosial yang membuat banyak orang mengetahuinya. “Parahnya lagi, pengunggah seolah mempromosikan cewek kepada publik. Disitu dikatakan yang berminat bisa menghubungi nomor sekian-sekian. Itu bisa juga terkena mucikari,” tanda dia.
    Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kudus Heppy Ambara saat ditemui di kantornya mengenai kejadian itu mengaku, belum mendapatkan laporan. Pihaknya tidak dapat memberikan komentar. “Belum ada laporan mas. Saya mau rapat,” kata Heppy. (him/ris)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top