• Berita Terkini

    Selasa, 26 Juli 2016

    Safari Ramadhan, Astra Motor Gelar Lomba Islami

    KEBUMEN-Berbagai lomba Islami, dan donasi untuk Taman Pendidikan Al Quran (TPA) mewarnai Safari Ramadhan Astra Motor Main Dealer. Itu juga dilaksanakan pada Safari Ramadhan Astra Motor yang digelar di Alun-alun Karanganyar, Sabtu (26/6).

    Dalam Road Show Safari Ramadhan itu, digelar lomba Azan dan lomba menabuh bedug. Bukan hanya itu saja, pemberian donasi untuk TPA, Riding Test, pembagian doorprize dan pembagian takjil juga dilaksanakan pada acara menjelang buka tersebut.

    Promotion Prosesor PT Astra Intenational Tbk Honda Regional Yogyakarta Yosep Nur Cahyo Nugraha mengatakan, Road Show dilaksanakan di delapan kota yakni, Banjarnegara, Purbalingga, Purwokerto, Kebumen, Wonosobo, Wonosari Gunung Kidul, Bantul dan Sleman. Kegiatan itu, selain sebagai  ajang promosi juga untuk berbagi dengan sesama. “Dorprise yang diberikan kepada para peserta Riding Test berupa parsel untuk hari raya lebaran,” terangnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, selain memberi donasi untuk TPA pada kesempatan kali ini, juga dilaksanakan pemberian THR untuk pengelola TPA. Safari Ramadhan dilaksanakan untuk memberikan kegiatan yang proaktif dengan masyarakat. “Untuk Kebumen dilaksanakan di Karanganyar dan merupakan kegiatan terakhir dari untaian road show di delapan kota itu,” terangnya.

    Kegiatan Safari Ramadhan Astra Motor juga mendapatan tanggapan yang positif dari Ketua Takmir Masjid Al Mujahidin Karanganyar KH Abdus Somad. Menurutnya saat ini sudah sangat jarang perusahaan atau organisasi yang mau menggelar lomba azan. Ini membuat generasi muda yang mau menjadi muazin (orang yang azan) kian jarang. Maka dari itu adanya lomba azan yang dilaksanakan oleh Honda diharapkan akan menjadi rangsangan bagi banyak orgasnisasi untuk mau mengadakan lomba-lomba Islami. “Kini banyak ditemukan masjid maupun mushola yang pengasuhnya sendiri harus azan, iqomat dan juga menjadi imam sholat,” terangnya.

    Pada kesempatan Safari Ramadhan itu, juga dilaksanakan Sales Rewad. Penilaian dilaksanakan kepada para sales yang mampu memperoleh peserta riding test terbanyak. Dari penilaian tersebut terpilihlah Nur Ngaenah sebagai juara 1, Indah sebagai juara 2 dan Lia sebagai juara 3.

    Menjadi sales memang tidak mudah, harus sabar dan mampu membaca karakter serta sifat para konsumenya. Sales juga harus ceria dan murah seyum. Dengan demikian maka konsumen akan tertarik untuk membeli setiap produk yang ditawarkan. “Yang namanya usaha, semuanya pasti perlu kerja keras,” tutur Nur Ngaenah warga Desa Redisari Kecamatan Rowokele yang menjadi juara 1 sales rewad. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top