• Berita Terkini

    Monday, July 11, 2016

    Radit Dapat Perpanjangan Kontrak

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Pembalap cilik asal Kebumen Pradita Imammoel Haq (9), atau yang dikenal dengan nama Radit Dragon Ball 106, mendapat perpanjangan kontrak dengan X-Trac Indonesia, sebuah pabrikan sepeda motor lokal. Pembalap kecil berbakat ini mendapat support berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta. Penyerahan tersebut dilakukan di kediaman orangtuan Radit di Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, belum lama ini.

    "Ini salah satu strategi kami mengenalkan produk motor minimoto. Jadi kami mengamati kiprah pembalap potensial dan pilihan kami jatuh salah satunya pada Radit yang kami anggap mempunyai potensi," ujar perwakilan X-Trac Kebumen, Kurniawan Agus.

    X-Trac adalah salah satu produsen motor dalam negeri yang langsung berani mensupport tim balap di usianya yang belum genap 1 tahun ini. Motor, uang pembinaan dan voucher adalah beberapa dukungan yang diberikan oleh X-Trac Indonesia kepada tim Berkah Jaya Racing Kebumen. Khusus untuk motor, kata Kurniawan, pihaknya memberikan minimoto 4T berkapasitas 110cc. Dimana motor ini adalah salah satu dari 4 varian motor X-Trac.

    "Kami mencoba untuk ikut mendukung tim dan pembalap potensial. Radit adalah pembalap yang memang sudah kami pantau prestasi demi prestasi yang mereka torehkan," ungkapnya.

    Manager team Berkah Jaya 106 Kebumen, Arnol Poetra membeberkan, bahwa Radit siswa kelas 3 SDN Kutosari 4 Kebumen itu memang punya potensi ke depan. Sebelum disupport oleh X-Trac Radit sudah disupport dari Gazgas Indonesia dia gaspol pada kelas SE50cc.

    Beberapa podium diperoleh. Diantaranya podium 1 kelas SE 50cc pada Grand Final Kejurnas GTX Region 2 tahun 2015, podium 3 kelas SE 50cc Novice pada Option Platinum International Motocross di Solo, Podium 1 SE50 cc event Bupati Cup Magelang 2016 dan masih banyak lagi.

    Menurut dia, potensinya di motocross dan grasstrack menjanjikan. "Dulu ketemu saya mengeluh karena enggak pernah podium. Lalu digembleng latihan fisik dan penyesuaian sirkuit. Hasilnya bagus. Berani gas pol di lintasan basah dan ngelop tinggi di jumpingan," papar Arnol.

    Ayahanda Radit, Rizal Sampurna, menuturkan semangat membalap anak semata wayangnya itu berapi-api dan mental juaranya pun kian terbentuk sejak berusia tujuh tahun. "Dia belajar otodidak, bapaknya nggak bisa naik motor kaya gitu. Tapi nggak tau dia bisa begitu," imbuhnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top