• Berita Terkini

    Saturday, July 2, 2016

    Penggalangan Dana untuk Bencana PMII Kumpulkan Rp 4,8 Juta

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Di penghujung Bulan Juni, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kebumen, melakukan aksi penggalangan dana untuk para korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dukuh Pohkumbang Desa Sampang Kecamatan Sempor.

    Selama dua hari berturut-turut puluhan mahasiswa mencoba mengetuk hati para pengguna jalan agar mau berbagi dan membantu sesama. Untuk hari pertama penggalangan dana dilakukan di Tugu Lawet dan Pasar Tumenggungan. Sedangkan di hari kedua, penggalangan dana dilaksanakan di perempatan Sokka Lama dan Alun-alun Kebumen. Pada kegiatan yang dimulai dari pukul 14.00 hingga pukul 17.00 WIB tersebut, PMII berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 4.825.200.

    Ketua Komisariat Joko Sangkrip Miftahurahman menuturkan, kegiatan penggalangan dana, merupakan bentuk kepedulian sosial mahasiswa sebagai agen of change, agen of control dan irone stoke yang selalu peka, peduli dan tanggap terhadap setiap penderitan sesama manusia.

    Menurutnya, para korban bencana sangat membutuhkan uluran tangan dari semua pihak. Ini merupakan kegiatan kemanusiaan, yang semestinya juga dilaksanakan oleh para pelaku sosial. “Dana yang terkumpul ini akan di salurkan ke keluarga korban, untuk mengurangi beban penderitaan keluarga yang ditinggal baik secara materil maupun moril,” terangnya yang juga merupakan koordinator lapangan (korlap) pada aksi tersebut, sembari menambahkan dengan saling bahu-membahu diharapkan keluarga yang ditinggalkan bisa kembali “Move On”.

    Ketua Umum PMII Cabang Kebumen Agus Suroso mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah mau mengulurkan tangan untuk membantu korban bencana alam. Semoga amal ibadah ini dapat menjadi amal baik yang dilaksanakan di bulan Suci Ramadhan. Semoga amal tersebut juga akan menjadi bekal kelak di kehidupan akhirat.
    Menurutnya, walaupun jumlah yang dikumpulkan tidaklah seberapa, namun pihaknya tidak melihat dari sekedar jumlah, melainkan dari usaha dan hasil yang diterima.  Seberapa pun dana bantuan yang diberikan, akan sangat membantu keluarga korban yang kini sedang dirudung duka. ”Semoga keluarga yang ditinggal kuat menerima cobaan ini, dan semoga korban diterima amal ibadahya dan tergolong mati syahid,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top