• Berita Terkini

    Saturday, July 30, 2016

    Pembangunan Perkawasan Jadi Kesatuan Utuh

    IMAM/ESKPRES
    RPJMD 2016 - 2021
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)– Publik hearing Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016 – 2021 memunculkan diskusi hangat di ruang paripurna DPRD Kabupaten Kebumen, Kamis (28/7/2016).

    Rapat dengar pendapat yang dipimpin ketua Pansus RPJMD DPRD Kabupaten Kebumen Wijil Tri Atmojo itu menghadirkan Kepala Badan Perencanaan Pembanggunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kebumen Sabar Irianto untuk memaparkan langsung rencana pembangunan lima tahun ke depan di kabupaten berslogan Beriman ini.

    Hadir Asisten III Sekda Dyah Woro Palupi, Asisten I Sekda Mahmud Fauzi, dan anggota Pansus RPJMD antara lain Halimah Nur Hayati, Nur Hidayati, Danang Adi Nugroho, Joko Budi Sulistyanto, dan Fajar Fihelmina.

    Sabar mengatakan, wilayah pesisir pantai selatan rencananya akan dijadikan sebagai kawasan industri. Lokasinya di wilayah Petanahan. "Sehingga, ini tentu tidak lepas dari tata ruang yang ada dan akan dikaji lebih lanjut," kata Sabar.

    Menurutnya, penentuan kawasan itu tidak boleh bertentangan dengan tata ruang yang ada. Namun jika dibutuhkan regulasi baru, maka tata ruangnya dapat diubah setelah dilakukan evaluasi setiap 5 tahunan. Misalnya untuk kawasan agrowisata akan diubah menjadi kawasan industri di Petanahan.


    Kegiatan yang diikuti kepala desa, camat serta perwakilan LSM dan organisasi itu lantas memunculkan sejumlah tanggapan dan pertanyaan. Diantaranya dari camat Karanggayam Bambang Budi Sanyoto yang menginginkan adanya pengembangan wilayah utara.

    Sabar Irianto menjelaskan, pengembangan wilayah utara yang pegunungan itu mendapat perhatian khusus. Diantaranya akan dibuatkan embung-embung untuk mengatasi kesulitan air. Selain itu dibuka poros jalan utara yang dibangun dari Sempor hingga Padureso. Adapun terkait unggulan kawasan berbasis agrobisnis sebagaimana RPJMP 2005 - 2025 antara lain gula Jawa menjadi gula semut. Selain itu pengembangan pepaya, jambu kristal, serta belimbing madu di Puring. Masih ada pengembangan sapi unggulan Kebumen yang kini menjadi juara nasional.

    Lebih lanjut, dengan pembangunan poros jalan utara yang masuk dalam RPJMD tahap III ini diharapkan akan menyambung ke wilayah pesisir pantai selatan sehingga pengembangannya menjadi satu kesatuan utuh. "Dan masing-masing kawasan tersebut punya keunggulan," jelasnya.

    Koordinator Desa Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Bintang Bawono berharap adanya penguatan anggaran agar target dalam visi misi bupati lima tahun ke depan tercapai. Selanjutnya perlu pengawasan dari Dewan dan masyarakat. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top