• Berita Terkini

    Friday, July 15, 2016

    Lalu Lintas Diprediksi Masih Padat,Polisi Tetap Disiagakan

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Empat meninggal dalam 9 kecelakaan yang terjadi selama masa arus mudik dan balik lebaran tahun 2016. Sementara, 15 lainnya mengalami luka.

    Kapolres Kebumen AKBP Alpen SIK SH MH melalui Kabag Op Kompol Suyatno mengatakan, kecelakaan itu terjadi di sejumlah titik. Diantaranya,  Jalan Karanganyar, Muktisari, Karangsambung, Mirit, Prembun dan Kutowinangun. "Dari empat korban yang meninggal dunia, tiga diantaranya merupakan warga Kebumen dan satunya warga Bumiayu. Adapun keempat korban yang meninggal, semuanya adalah pengemudi sepeda motor," katanya, Jumat (15/7/2016).

    Banyaknya pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan, kata Kompol Suyatno tak lepas dari bertambahnya jumlah pemudik dari tahun ke tahun. Dari fakta yang ada, resiko pemudik sepeda motor lebih tinggi bila dibandingkan pengguna kendaraan lain. Sepanjang arus balik saja, tercatat  75 ribu unit melintas di Kebumen.
    "Selain itu semua kecelakaan yang terjadi pada masa operasi Ramadniya, juga melibatkan sepeda motor," imbuhnya

    Namun, angka kecelakaan tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya. “Jumlah laka tahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumya yakni 12 kecelakaan lalu lintas,” terangnya  sembari menghimbau kepada para pemudik agar sebisa mungkin tidak  menggunakan sepeda motor saat mudik.

    Kompol Suyatno menambahkan,  Operasi Ramadniya yang dimulai tanggal 30 Juni berakhir 15 Juli 2016. Namun, untuk Pospam Polres Kebumen tetap akan disiagakan hingga Senin (18/7) mendatang. "Awalnya Pospam akan dibongkar Jumat (15/7) malam. Namun melihat situasi, Pospam baru akan dibongkar pada Senin (18/7) mendatang.

    Kebijakan untuk tetap menyiagakan petugas, kata dia, mengingat dua hari kedepan masih merupakan hari libur, sehingga diprediksi jumlah kendaraan masih tinggi. Apalagi, hari pertama masuk sekolan setelah liburan lebaran akan jatuh Senin (18/7) mendatang. Dengan demikian, selama dua hari kedepan yakni Sabtu dan Minggu sangat memungkinkan untuk digunakan rekreasi keluarga dengan berwisata menuju tempat pariwisata.

    "Untuk dua hari kedepan, operasi masih dilaksanakan, namun bukan lagi operasi Ramadniya melainkan operasi penertiban rutin,” tuturnya, disela-sela kesibukan menjalankan tugas.

    Di saat bersamaan, Kompol Suyatno mengatakan, kemungkinan jalur mudik akan dibagi menjadi dua, yakni jalan nasional dan jalur selatan. "Ini untuk mengurangi tumpukan kendaraan," ucapnya.(mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top