• Berita Terkini

    Tuesday, July 26, 2016

    Di Hari Ulang Tahun Istrinya, Pria Sempor ini Gantung Diri

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Diduga kecewa gara-gara ditinggal sang istri, Hendrik Wiharantoro (29) warga RT 1 RW 6 Desa Sampang Kecamatan Sempor, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Senin (25/7/2016). Entah sengaja atau tidak, Senin kemarin bertepatan dengan ulang tahun isrinya ke-33.

    Kejadian tragis tersebut, pertama kali diketahui oleh Kastini (47) yang tidak lain adalah mertua korban. Selama ini korban memang tinggal rumah Kastini. Kala itu Kastini hendak mengantar air minum untuk korban. Saat sampai di kamar korban, kondisi pintunya tertutup rapat dan terkunci. “Kastini pun berulang kali mengetuk pintu kamar korban namun tak kunjung ada jawaban,” tutur Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP  Willy Budiyanto SH MH.

    Karena tidak ada jawaban dari korban, lanjut Willy, Kastini pun meminta tolong kepada Karya (70) yang tidak lain adalah tetangganya sendiri. Berbekal dengan sebuah senter Karya pun mengintip kedalam kamar korban. Saat itu didapatinya korban sudah tergantung dengan seutas tali tambang yang diikatkan pada kayu blandar yang ada di dalam kamar. “Usai melihat hal itu, Karya pun melapor kepada Polsek Sempor,” terang Willy.

    Petugas dari Polsek dan Puskesmas Sempor yang datang tak lama kemudian segera menurunkan korban. Selanjutnya, jenasah dilakukan visum oleh petugas dari Puskesmas, dapat dipastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan kejadian tersebut murni tindak bunuh diri. “Di TKP ditemukan surat wasiat yang ditulis oleh korban, inti wasiatnya korban merasa kecewa karena ditinggalkan oleh istrinya,” papar Willy sembari menambahkan yang menjadi penyebab istri korban meninggalkannya dilatar belakangi faktor ekonomi.

    Maraknya kasus bunuh diri Kebumen memang sungguh sangat memprihatinkan. Dari data koran ini, dalam tahun 2016 tepatnya hingga Kamis (26/7), sudah terdapat 11 orang meninggal karena bunuh diri. Rata-rata penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dilatar belakangi faktor ekonomi. “Semua masalah pasti ada solusinya, janganlah nekat melakukan tindak bunuh diri, selain itu perbuatan dosa, bunuh diri juga akan menjadi aib seumur hidup bagi keluarga yang ditinggal,” ucap Willy. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top