• Berita Terkini

    Wednesday, June 22, 2016

    Tak Perlu Takut Daftar di SMA Negeri 1 Kebumen

    ilustrasi
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)– Siswa dari keluarga kurang mampu tidak perlu takut untuk mendaftar di SMA 1 Kebumen. Pasalnya, dasar diterima di sekolah tersebut bukan dari sumbangan, melainkan prestasi siswa bersangkutan. Hal itu ditegaskan Kepala SMA 1 Kebumen  H Agus Sunaryo SPd MPd, kemarin.

    Menurut Agus, untuk dapat diterima di sekolah favorit tak perlu takut. Demikian pula, di SMA 1 Kebumen. Agus Sunaryo mengatakan,  penerimaan siswa baru di sekolah yang dipimpinnya tersebut tidak membeda-bedakan status sosial.  Malah, bagi calon peserta didik dari keluarga tidak mampu, akan mendapatkan keringanan pembiayaan hingga pembebasan pembiayaan.

    "Prinsipnya, pembiayaan pendidikan di SMA Negeri 1 Kebumen terjangkau oleh orang tua siswa. Malah siswa yang berprestasi nasional atau internasional, akan dibebaskan pembayara SPP selama setahun," terangnya.

    Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kebumen dibuka Senin (20/6). Saat ini kepanitiaan sudah disiapkan. Pendaftar terlebih dahulu mengisi formulir lewat website SMA 1 Kebumen.

    Selanjutnya menyerahkan berkas pendaftaran pada pendaftaran dibuka hingga Kamis (23/6) mendatang. Adapun pengumuman yang diterima akan diberitahukan pada tanggal 27 Juni 2016. "Seleksinya dilakukan secara transparan dan akuntable dengan dasar surat hasil ujian nasional (SHUN)," kata Agus Sunaryo.
    SMA 1 Kebumen menerima 360 siswa dengan rincian, 8 kelas IPA dan 2 kelas IPS. Dari 8 kelas IPA nanti akan diambil kelas khusus, yaitu kelas siswa cerdas istimewa (SCI).
    Kelas ini, siswa menyelesaikan studi di SMA 1 Kebumen hanya dalam waktu empat semester atau dua tahun. Sedangkan yang reguler enam semester atau tiga tahun. "SMA 1 Kebumen satu-satunya sekolah yang menggunakan sistem kredit semester (SKS). Sehingga memungkinkan siswa yang cedas dan istimewa mempercepat studinya," imbuh Agus.
    Lebih lanjut, penentuan jurusan IPA, IPS serta SCI, didasarkan pada hasil tes potensi akademik dan psikotes yang dilakukan setelah siswa diterima. Sehingga, dari mulai kelas 10, siswa yang sudah sesuai jurusannya akan dikelompokkan dalam kelas berdasarkan lintas minatnya.
    Misalnya, jurusan IPA bisa mengambil mata pelajaran lintas minat IPS maupun Bahasa. Begitu juga jurusan IPS bisa mengambil lintas minat IPA maupun bahasa. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top