• Berita Terkini

    Wednesday, June 15, 2016

    Sampah Depan SMPN 31 Purworejo Dikeluhkan

    PURWOREJO- Keberadaan tempat pembuangan sampah di depan SMP Negeri 31 Purworejo dikeluhkan masyarakat dan penghuni sekolah setempat. Sampah yang ada tidak kunjung diangkut, sehingga menyebabkan pemandangan tak indah dan bau tak sedap yang menyengat.

    "Sampah berserakan hingga ke trotoar. Selain mengganggu pejalan kaki, pemandangan tak sedap ini juga menurunkan citra sekolah,” kata Darto (35) warga yang kerap melintasi lokasi tersebut, kemarin.

    Salah satu guru SMP Negeri 31, Sri Pujiningsih, mengatakan, bak sampah yang sudah ada cukup lama di lokasi tersebut bukanlah milik sekolah. Bahkan, aktvitas pembuangan sampah yang tinggi
    kerap menggangu aktivitas warga sekolah.

    "Sudah lama sekali dan kita sudah sangat sering mendapatkan protes dari mana-mana, termasuk wali murid," jelasnya.

    Meski kondisi itu telah berlangsung cukup lama, pihak sekolah tidak dapat berbuat banyak. Usaha permintaan pemindahan dengan cara menyurati dinas terkait seperti DPU dan Lingkungan Hidup (PH) tak kunjung mendapat
    tanggapan berarti.

    "Kalau tidak salah tahun 2010 kita sudah menyurati DPU dan LH. Dan hanya ditindaklanjuti dengan kesepakatan bahwa petugas pengambil sampah akan
    mengangkut sampah sebelum jam 7 sebelum siswa datang," ungkapnya.

    Menurutnya, aturan waktu pengambilan sampah tidak berjalan lama. Saat ini, tumpukan berbagai jenis sampah bahkan kerap diangkut lebih dari pukul
    07.00 WIB. Akibatnya, bau menyengat berimbas ke dalam area sekolah dan jalan raya.

    "Kasihan siswa, terutama kelas 9 yang ruang kelasnya paling dekat. Meski kami sudah berusaha mengatasi dengan menutup jendela dan memberi pewangi, tapi tetap saja bau menyengat masuk karena masih ada lobang. Pernah petugas
    pengangkut sampahnya saya tanya kenapa telat, alasannya karena dia harus mengambil banyak sampah di lokasi lain," lanjutnya.

    Kondisi tersebut diperparah dengan aksi pembuangan sampah oleh warga luar desa setempat. Sri Pujiningsih mengaku kerap menjumpai pengendara mobil
    yang membuang berbagai jenis sampah, seperti potongan pohon, dalam jumlah yang banyak.

    "Harapan kami ya dinas terkait dapat memindah bak sampah itu di lokasi yang lebih tepat agar semua menjadi nyaman," tandasnya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top