• Berita Terkini

    Thursday, June 23, 2016

    Masuki Hari Terakhir, Tim Pencari Optimis Temukan Korban Keenam

    syaifurrohmanforekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sudah ditemukannya lima orang korban longsor di Desa Sampang Kecamatan Sempor kembali menyalakan harapan tim pencari yang sebelumnya sudah nyaris padam. Di hari terakhir pencarian Juma (24/6/2016) ini, mereka optimis pencarian akan berhasil dituntaskan.

    Seperti diberitakan, pada hari kelima pencarian Kamis (24/6/2016) tim pencari berhasil  menemukan dua korban longsor di Desa Sampang Kecamatan Sempor masing-masing San Rustin (70) beserta istrinya Marsiyem (60). Kini tinggal satu korban yang belum berhasil ditemukan, yakni  Sutinem (30) ) yang diketahui anak kandung San Rustin dan Marsiyem.

    Kasie Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Arif Rahmadi SSos mengatakan penemuan kedua jenasah kemarin menjadi kabar yang melegakan bagi para tim pencari. Mengingat betapa sulitnya upaya pencarian bagi para korban longsor selama lima hari terakhir.

    Ketiadaan alat berat membuat para relawan harus menggunakan cara manual dengan sekop cangkul bahkan gergaji mesin. Untuk memudahkan pencarian, didatangkan anjing pelacak dari Polda Jawa Tengah. Selain itu, dipergunakan mesin pompa air untuk melunakkan kembali material longsor yang sudah makin memadat dan keras.

    Tak hanya itu, mereka juga dihadapkan pada keberadaan batu-batu berukuran besar yang turut berada di lokas longsor. Besarnya batu tak memungkinkan untuk disingkirkan tangan manusia. Akhirnya diputuskan batu diledakkan. Namun,, hingga hari pencarian keempat Rabu (22/6), baru tiga korban ditemukan. Pada 9 peledakan di hari Rabu (22/6) hasilnya nihil.

    Baru setelah  peledakkan kembali dilakukan hari Kamis (24/6) sebanyak 3 kali, pencarian menemui hasil. Arif mengatakan, pihaknya optimis korban terakhir akan ditemukan pada hari terakhir proses pencarian pada Jumat ini (24/6) ini. "Titik lokasi sudah ditemukan. Kami optimis besok semua korban dapat dievakuasi," ujarnya.

    Pencarian sendiri akan dilakukan hingga pukul 14.00 WIB.

    Di sisi lain, Arif mengaku sangat mengapresiasi kerja keras seluruh tim pencari. Salah satunya, peran serta anggota komunitas Track/Trail Adventure Club Kebumen yang banyak sekali membantu dalam menyalurkan bantuan logistik dan keperluan lain termasuk antar jemput tamu VIP. Salah satunya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang kemarin meninjau lokasi. Tak hanya itu, anggota komunitas Track/Trail Adventure Club Kebumen itu juga bersama relawan lain menggali dan memecah material longsor untuk mencari para korban.

    Selain itu, organisasi RAPI yang mempermudah proses evakuasi dengan mendirikan repeater dan disetiap perlintasan selalu menyiapkan personelnya. Keberadaan RAPI itu, kata Arif sangat memudahkan komunikasi mengingat daerah Sampang yang tidak didapati sinyal.

    Seperti diberitakan, sebanyak enam orang warga RT 04 RW 03 Desa Sampang Kecamatan Sempor dinyatakan hilang setelah longsor tebing menimpa rumah mereka pada Sabtu akhir pekan lalu. Dari keenam orang tersebut, lima diantaranya sudah ditemukan. Mereka masing-masing, Poniyem (48), Satimun (45) dan istrinya Sarinem (30). Berikutnya, San Rustin dan  Marsiyem (68). Adapun Sutinem (30) yang tengah hamil masih dalam pencarian.San Rustin dan  Marsiyem (68) dan Sutinem (30) sendiri merupakan satu keluarga. Sementara, Satimun dan Sarinem adalah anak dan menantu San Rustin.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top