• Berita Terkini

    Monday, June 20, 2016

    Goa Jatijajar Bakal Dikelola Perumda Aneka Usaha

    DOK/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Untuk mengembangkan perekonomian daerah, Pemkab Kebumen bakal mendirikan perusahaan umum daerah (Perumda) baru. Saat ini, regulasi pendirian perusahaan baru tersebut sudah mulai dibahas oleh DPRD Kebumen melalui dua raperda. Yaitu, raperda Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha dan raperda Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Kebumen pada Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha.

    Bupati Kebumen HM Yahya Fuad, menyatakan perusahaan daerah itu tidak fokus pada satu usaha saja. Pada raperda yang sedang dibahas bidang usaha yang akan dijalankan yaitu jasa, perdagangan, industri, pariwisata dan bidang Usaha lain sesuai dengan kebutuhan daerah.

    Adapun sebagai usaha rintisan, kata Fuad Yahya, sesuai dengan hasil kajian yang dilakukan oleh tim ahli merekomendasikan usaha yang layak untuk dikelola oleh Perumda Aneka Usaha adalah pengelolaan objek Wisata Goa Jatijajar.

    Tujuan didirikannya Perumda Aneka Usaha untuk mengembangkan perekonomian daerah, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya daerah, menyediakan kesempatan kerja bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah.

    "Orientasi bisnis Perumda Aneka Usaha adalah untuk mendapatkan keuntungan dari hasil usaha yang dijalankan. Sebagian dari hasil usaha tersebut, nantinya akan diberikan kepada pemilik (Pemkab Kebumen) dalam bentuk deviden," kata Yahya Fuad, kemarin.

    Nantinya saham Perumda Aneka Usaha 100 persen dimiliki oleh Pemkab Kebumen, sehingga Bupati sebagai Kepala Daerah secara Ex-Officio bertindak sebagai pemilik modal.

    Pemkab Kebumen bakal menyertakan modal pertamanya pada perusahaan baru itu mencapai Rp 10 miliar, yang akan dimulai pada 2017 mendatang. Penyertaan modal tersebut akan diberikan secara bertahap selama dua tahun.  Untuk tahap I Pemkab Kebumen bakal mengucurukan modal sebesar Rp 6,5 miliar, sisanya dikucurkan pada tahap II senilai Rp 3,5 miliar.

    Yahya Fuad menjelaskan, penyertaan modal itu nantinya akan digunakan untuk pra operasi sebesar Rp 350 juta, pembangunan pasar di sekitar Goa Jatijajar sebesar Rp 3,6 miliar, investasi infrastruktur pada tahap I sebesar Rp 1 miliar dan tahap II sebesar Rp 3,5 miliar. Selanjutnya, untuk menyediakan shuttle bus sebesar Rp 1,5 miliar, sehingga total investasi Pemkab Kebumen untuk perusahaan baru ini mencapai Rp 10 miliar.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top