• Berita Terkini

    Monday, June 20, 2016

    Dua Siswa MI Maarif Adikarso Raih Nilai 100

    sudarno ahmad/ekspres 
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Meski belum menjadi favorit, MI Maarif Adikarso Kecamatan Kebumen, berhasil menelorkan bibit-bibit unggul. Pasalnya, pada tahun ini sekolah tingkat dasar itu berhasil mengantarkan dua lulusannya meraih nilai sempurna 100 untuk mata pelajaran matematika.

    Kepala MI Maarif Adikarso, Achmad Suwardi SAg mengatakan, dua siswa yang mendapatkan nilai 100 pada mata pelajaran matematika yaitu Ilyas Zulfikri bin Bangi dan Aulia Azna Fadila binti Sodiman. Sedangkan, untuk nilai Ujian Sekolah/Ujian Madrasah (US/UM), Ilyas Zulfikri meriah nilai 279,2. Sementara Aulia Azna Fadila, meraih nilai 272,0.

    "Ini prestasi yang cukup membanggakan bagi madrasah kami," kata Achmad Suwardi, kepada Kebumen Ekspres, pada acara pelepasan siswa kelas VI tahun ajaran 2015/2016, di madrasah setempat, Sabtu (18/6/2016).

    Achmad Suwardi juga menyampaikan bahwa MI Ma’arif Adikarso Kebumen tahun ini masuk dalam peringkat 3 besar Madrasah Ibdtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kebumen. Sementara rangking untuk gabungan SD/MI se-Kecamatan Kebumen, MI Maarif Adikarso menempati peringkat 30. "Atas prestasi ini, memacu kami untuk terus berusaha meningkatkan kualitas," tegasnya.

    Pelepasan siswa kelas VI pada tahun ajaran 2015/2016, di MI Maarif Adikarso ini diikuti oleh enam siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. "Jadi total siswa yang dilepas pada tahun ini sebanyak 16 siswa," imbuhnya.

    Acara perpisahan dimeriahkan dengan kesenian rebana, tek tek dan tarian dari siswa kelas V. Suasana semakin haru ketika siswa kelas VI menampilkan sebuah puisi Seucap Kata Perpisahan yang diiringi dengan lagu hymne guru. Air mata pun bercucuran karena terbawa oleh suasana penampilan siswa siswi kelas VI itu.
    Dihadapan para siswa dan orang tua wali siswa kelas VI Achmad Suwardi, mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang sudah mempercayakan menyekolahkan putera puterinya di MI Maarif Adikarso Kebumen.

    "Selama enam tahun mendidik siswa banyak kesalahan untuk itu kami sekaligus mewakili dewan guru yg lain memohon maaf," ujarnya. (ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top