• Berita Terkini

    Saturday, May 14, 2016

    Rajaban, RTQ Al-Badar Gelar Shalawat Bersama Habib Umar Bafaqih

    istimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Rangkaian kegiatan memeriahkan khataman Al Quran dan peringatan Rojabiyah Raudhatu Tarbiyatil Qur’an RTQ Al-Badar, Kelurahan Bumirejo. Puncaknya,  RTQ Al-Badar menghadirkan Habib Umar Bafaqih dari Banyumas dalam kegiatan “Al-Badar Bersholawat” , baru-baru ini.

    Sekitar 2500 jamaah antusias mengikuti kegiatan yang juga dihadiri Bupati Kebumen HM Yahya Fuad tersebut. Suasana makin khususk dengan irignan grup Hadroh terbaik di Kabupaten Kebumen. Terlebih, yang memimpin bersholawat adalah Habib Umar Bafaqih yang merupakan keturunan dari Nabi Muhammad SAW. Sementara untuk pembicara KH Muntaha Mahfudz dari pondok pesantren Salafiyah Wonoyoso.

    Ketua Panitia Ustadz Alfan Rosidi, SE  menyampaikan, sejumlah acara telah digelar RTQ Al-badar dalam rangka khataman Al Quran dan peringatan Rojabiyah. Sebelum “Al-Badar Bersholawat”  juga telah digelar pawai ta’aruf yang diikuti oleh 250  santriwan santriwati.  "Alhamdulillah, Perayaan khataman ini juga merupakan bentuk kerjasama antara RTQ Al-Badar dengan wali santri  dan masyarakat di lingkungan sekitar," ungkapnya, Kamis (5/5/2016).

    Ia menjelaskan, para Peserta ini merupakan santri RTQ Al-Badar yang setiap sorenya belajar mengaji dengan ustadz dan ustadzah yang memang sudah kompeten untuk  mengajar mengaji karena para ustadz dan ustadzahnya sudah sering mengikuti pelatihan ataupun pembelajaran yang menggunakan Metode Yanbu’a. Yang secara kebetulan RTQ Al-Badar merupakan kesekretariatan tingkat Kabupaten Kebumen untuk metode Yanbunga.

    Sementara itu, Ketua Yayayasan Al-Badar, Kyai Ahmad Mudzakir mengungkapkan rasa syukurnya atas perhelatan khataman Al Quran dan peringatan Rojabiyah pada Rabu-Kamis (4-5/5) tersebut. "Perayaan ini merupakan sebuah prestasi yang patut diapresiasi," ungkapnya.

    Ia mengharapkan, khatam alquran menjadi tonggak mencetak generasi muda yang berakhlak dan memahami Al Quran. Apalagi, dilakukan sejak dini, seperti santri RTQ Al-Badar. Santri-santri  ini nantinya akan terus berkembang menjadi generasi bangsa yang berlandaskan agama.

    "Kegiatan ini salah satu model pendidikan agama yang berkarakter.jadi kegiatan mencari ilmu bagi anak usia belajar bukan hanya di sekolahan umum saja tapi juga bisa dilakukan di pondok pesantran ataupun di RTQ," imbuhnya. (cah)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top