• Berita Terkini

    Sunday, May 22, 2016

    Kampus Ungu Fasilitasi MoU dengan Korea

    IMAM/ESKPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Politeknik Dharma Patria Kebumen atau yang lebih akrab dikenal dengan Kampus Ungu memberikan kesempatan dan memfasilitasi 24 SMA/SMK/MA di Kabupaten berslogan Beriman ini untuk melakukan kerja sama dengan Perguruan tinggi di Korea yakni Mokpo National University. Kerja sama diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama (Memorandum Of Understanding/MoU) di aula kampus tersebut, Kamis (19/5/2016).

    Hadir kemarin, Director International Office Makpo National University Gie Jin Seo, Director IKC&S Chist Chang, BSc dan President of AIC Indonesia Dr H K Prihartono AH Drs SSos Skom MM. Selain penandatanganan MoU, di kesempatan itu juga dilaksanakan sosialisasi terkait kerjasama yang akan dilaksanakan antar pihak sekolah dengan Makpo National University dan IKC and S.

    Direktur Politeknik Dharma Patria Khakim Fisabil ST mengatakan dalam era penerapan Masyaralat Ekonomi Asean (MEA), lulusan pelajar atau alumni perguruan tinggi dituntut melengkapi diri dengan sertifikasi kompetensi kerja. Ini agar mampu bersaing dengan para pekerja dari Negara Asean. “Namun demikian peran dan dukungan penuh dari sekolah untuk menyalurkan para alumninya ke dunia kerja sangat dibutuhkan, maka dari itu saat ini kami memberi kesempatan dan menfasilitasi para sekolah untuk MoU,” tuturnya.

    Adapun beberapa sekolah yang mengikuti MoU tersebut, yakni MA Maarif Sadang, MAN Gombong, MAN Kutowinangun, SMA Muhammadiyah Gombong, SMA Negeri 1 Ayah, SMAN 1 Rowokele, SMK Al Ghozali Mirit, SMK Bina Karya 2 Karangayar, SMK Bina Teknika Sruweng, SMK Komputer Karanganyar, SMK Maarif 3 Somalangu, SMK Maarif 4 Kebumen, SMK Maarif 9 Klirong, SMK Muhammadiyah Kebumen dan SMK Muhammadiah Sadang.

    Selain itu terdapat pula SMK Negeri 1 Karangayar, SMK Pembangunan 2 Kutowinangun, SMKN 1 Gombong, SMKN 1 Karanganyar, SMKN 1 Kebumen, SMAN 1 Prembun, SMAN 1 Kebumen, SMAN 1 Pejagoan dan SMAN 1 Karangsambung. “Setelah itu nanti akan dilaksanakan interview for Student, bagi siswa atau bapak ibu yang berminat,” terangnya.

    Dalam sambutannya Gie Jin Seo menyampaikan, MoU tidak hanya dilaksanakan untuk sekedar formalitas belaka, namun juga harus direalisasikan. Makpo sangat mendukung adanya kerjasama tersebut, agar para pelajar Indonesia dapat kuliah dan bekerja di Korea. “Kami juga mempunyai kemitraan untuk beasiswa, bagi para pelajar yang akan berkuliah di Makpo,” terangnya melalui penerjemah.
    Di Korea, setelah mahasiswa berdomisili lebih dari enam bulan maka dapat kuliah sembari magang. Dari situ mahasiswa akan memperoleh penghasilan, sehingga untuk hidup dan biaya kuliah mereka tidak perlu dikirim dari rumah. “Setelah lulus kuliah, mereka mempunyai E7 yaitu dapat bekerja di Korea dan mempunyai paspor seumur hidup. Mereka dapat tinggal di Korea, bekerja bahkan menikah dengan orang Korea,” papar Christ Chang.
    Sementara itu Pembina Politeknik Dharma Patria Dr H K Prihartono AH Drs SSos Skom MM mengemukaan, setelah lulus kuliah di Korea, para mahasiswa dapat menjadi TKI Profesional. Sehingga kerja yang ditawarkan pun berada di perkantoran dan tidak menjadi buruh cuci piring. Selain itu para mahasiswa lulusan Makpo Korea, juga dapat bekerja di perusahaan Korea yang ada di Indonesia. “Hingga kini di Indonesia terdapat lebih dari 3000 perusahaan Korea. Mahasiswa lulusan Korea tentunya lebih diprioritaskan saat melamar kerja,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top