• Berita Terkini

    Tuesday, April 12, 2016

    Tepis Perjudian Marak, Polres Kebumen Kejar Pelaku Termasuk Incar Bandar

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)– Setelah sempat mereda, judi toto gelap (togel) kembali marak di Kebumen. Setidaknya itu terlihat dari penangkapan para pelaku judi yang dilakukan Polres Kebumen. Dalam waktu seminggu terakhir, sebanyak 4 kasus perjudian diungkap Polres Kebumen.

    Kapolres Kebumen, AKBP Alpen SIK SH MH melalui Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto SHMH mengatakan, pihaknya tidak pernah memberi toleransi kepada para pelaku judi di Kabupaten Kebumen. Diapun menolak bila ada anggapan perjudian kini kembali marak di Kebumen. "Dari dulu, angka kasus perjudian memang tinggi. Jadi tidak tepat bila ada istilah perjudian marak kembali di Kebumen," tegas AKP Willy, Selasa (12/4/2016).

    Polisi, kata AKP Willy, terus berupaya menekan angka perjudian di Kebumen. Dalam seminggu terakhir, sudah ada 4 kasus perjudian yang diungkap baik itu berupa judi lotere, toto gelap (togel), serta judi ceki. "Dari jumlah itu ada 11 pelaku yang diamankan. Selanjutnya, operasi akan digencarkan untuk menekan angka perjudian di Kebumen. Tidak hanya pelaku kecil, bandarnya juga akan kita kejar," tegas Willy.

    Banyaknya kasus perjudian  memang cukup meresahkan warga Kota Beriman. Para pelaku pun tak memandang umur. Seperti yang baru saja diungkap Polres Kebumen di Desa Kutosari Kebumen. Senin malam lalu (11/4), polisi menangkap seorang pria paruh baya berinisial SY (56) yang juga seorang penjual judi togel.  "Yang patut disesalkan lagi, para pelanggan pelaku ini adalah para pemuda setempat," imbuh AKP Willy.

    Sebelumnya, pada Minggu (10/4), polisi juga membekuk dua orang pengepul dan pengecer togel yang kerap beraksi di wilayah Desa Wonorejo Karanganyar. Keduanya masing-masing Purwanto alias Puwing (42), warga Desa Wonorejo RT 03 RW 05, Karanganyar adalah pengecer sementara Slamet Riyadi alias pentit (44) warga Desa Karangkemiri RT 02, RW 05 kec. Karanganyar sebagai pengepul.

    Pada medio Maret, empat pelaku perjudian lotre diamankan polisi. Mereka yang merupakan warga Kabupaten Majalengka Jawa Barat itu diketahui menjalankan aksinya di empat kecamatan  masing-masing Alian, Sadang, Karangsambung dan Ayah.

    AKP Willy berharap, pihaknya tak sendirian memerangi perjudian di Kebumen. Dalam hal ini, peran masyarakat sangat dibutuhkan. Sedikit banyak informasi dari masyarakat sangat membantu dalam pelaksanaan tugas polisi. "Laporkan bila ada perjudian di lingkungan sekitar, polisi akan segera menindaklanjuti," katanya. (cah)



    Berita Terbaru :


    Scroll to Top