• Berita Terkini

    Sunday, April 10, 2016

    Takluk dari PSCS, Persak Gagal Juara Piala Bupati Purbalingga

    Persak saat lawan Persibangga/ilustrasi
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Persak gagal meraih ambisinya menjuarai  turnamen segi empat Piala Bupati Purbalingga. Melakoni laga penentuan melawan PSCS, Laskar Joko Sangkrib takluk 0-1.

    Bermain di stadion Goentoer Darjono, Minggu sore (10/4/2016) , Persak punya kans juara bila mengalahkan PSCS. Kemenangan akan membuat poin mereka menjadi 7 dan tak terkejar kontestan lain Persibangga Purbalingga dan Persibas Banyumas.

    Namun, Persak malah tertinggal terlebih dahulu pada babak pertama. Setelah turun minum, Fandi dkk meningkatkan intensitas serangan, namun sejumlah peluang gagal membuahkan gol. Hingga peluit panjang dibunyikan skor tak berubah. Dengan hasil ini, PSCS tampil sebagai  juara di ajang Piala Bupati Purbalingga. PSCS mengumpulkan poin terbanyak dengan 7, sementara Persak 4.

     Meski masih ada satu partai yang dipertandingkan, yakni Persibangga nilai nol dan Persibas Banyumas (poin 2) pada Senin (11/4/2016) sudah tak menentukan lagi.

    Manajer Persak, Restu Gunawan mengaku tak terlalu kecewa dengan gagalnya Persak menjadi juara di ajang Piala Bupati Purbalingga. Sebenarnya, Persak berpeluang meraih juara bila mengalahkan PSCS. Namun, apa daya fakta di lapangan berkata lain.

    Diapun mengapresiasi upaya keras para pemain. Hanya yang patut disesalkan, kata Restu, wasit yang memimpin pertandingan Persak vs PSCS terkesan berat sebelah. "Di babak pertama, anak-anak harus bertanding menggunakan bola milik PSCS. Padahal seharusnya bola yang digunakan dari panitia. Saat kami melakukan protes, wasit  terkesan mempersulit," keluhnya.

    Protes para pemain cukup beralasan. Terbukti PSCS bermain nyaman di babak pertama hingga akhirnya mereka mampu mencetak gol yang menjadi satu-satunya di pertandingan itu. "Di babak kedua setelah bola diganti dengan bola milik panitia, permainan anak-anak berkembang. Sayang kami tak mampu mencetak gol dan harus mengakui keunggulan PSCS," kata Restu.

    Sebagai informasi, turnamen ini diikuti empat tim dengan sistem setengah kompetisi. Sehingga, juara akan ditentukan oleh poin terbanyak. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top