• Berita Terkini

    Wednesday, April 13, 2016

    Soal Program Angkutan Gratis Bagi Pelajar, Organda Belum Diajak Bicara

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Pemkab Kebumen telah memutuskan bakal mulai memberlakukan program angkutan gratis bagi pelajar miskin mulai tahun depan. Bahkan ujicobanya akan dimulai pada tahun ini setelah Perubahan APBD 2016 disahkan. Namun, hingga Rabu (13/4/2016), DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Kebumen belum diajak bicara. Padahal nantinya angkutan yang akan digunakan merupakan angkutan umum yang berada dibawah naungan DPC Organda.

    Ketua DPC Organda Kabupaten Kebumen Ngadino, mengatakan pihaknya sama sekali belum diajak koordinasi dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) maupun Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraha (Disdikpora), dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pengampu program tersebut. "Kalau dari SKPD belum ada," kata Ngadino, kepada Kebumen Ekspres, di kantornya Rabu (13/4/2016).

    Namun sebelumnya, kata Ngadino, Bupati HM Yahya Fuad pernah menyinggungnya pada acara Rapat Akhir Tahun (RAT) Koperasi Trans Kebumen di Hotel Candisari Karanganyar, pada 30 Maret lalu. "Hanya ada sedikit perbedaan, yang saya tangkap dari bapak bupati, angkutan gratis bagi pelajar dari keluarga miskin dan orang miskin. Bukan gratis untuk semua pelajar dan warga miskin," ungkapnya.

    Meski belum diajak bicara, pihaknya mengaku mendukung program bupati tersebut. "Organda tentu saja mendukung, hanya konsep operasionalnya yang saya dengar sepertinya agak rawan, dan sebenarnya kami juga sudah menyiapkan konsep untuk diusulkan," tegasnya.

    Namun, sayangnya Ngadino masih enggan menyampaikan konsep dimaksud. "Saya belum berani membuka ke publik, akan saya sampaikan kalau diminta oleh SKPD," imbuhnya.

    Pemerintah Kabupaten Kebumen bakal memberikan layanan angkutan gratis bagi pelajar. Terobosan layanan itu baru dapat dinikmati mulai tahun 2017 mendatang.

    Sekda Adi Pandoyo mengatakan, layanan angkutan gratis bagi pelajar itu merupakan program dari Bupati HM Yahya Fuad, setelah sebelumnya meluncurkan layanan ambulan gratis bagi masyarakat miskin. Sama seperti layanan ambulan gratis, kata Adi Pandoyo, layanan angkutan gratis tersebut juga akan dikhususkan bagi pelajar miskin.

    "Jadi tidak ada lagi alasan bagi anak-anak untuk tidak berangkat sekolah karena tidak memiliki ongkos. Karena layanan ini benar-benar gratis," kata Adi Pandoyo.

    Layanan angkutan gratis, yang nantinya akan dibiayai oleh APBD itu diperuntukkan bagi pelajar SMP, MTs sederajat sampai SMA, MA, dan SMK sederajat. "Selain itu, harapannya bagi anak-anak yang belum memiliki SIM juga tidak menaiki sepeda motor. Sehingga ini juga untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar," ujarnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top