• Berita Terkini

    Monday, April 25, 2016

    Perangi Narkoba, Kesbangpol Ajak Pemandu Lagu

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kebumen terus melakukan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Khususnya, bagi generasi muda di Kabupaten Kebumen.

    Masifnya peredaran narkoba di kalangan generasi muda menjadi keprihatinan semua pihak. Sedangkan tempat hiburan menjadi lokasi yang rentan terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Karena hal itulah, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kebumen pun menggandeng berbagai komunitas untuk memeranginya. Salah satunya adalah pemandu lagu karaoke atau yang biasa disebutu PL.  "Karena para pemandu lagu ini memiliki peran sangat penting untuk memerangi narkoba," kata Kepala Kesbangpol Nurtaqwa Setyabudi, kepada Kebumen Ekspres, disela-sela acara.

    Selain pemandu lagu karaoke, sosialisasi bertajuk "Aku, Kamu dan Kita Bahagia Tanpa Narkoba" itu juga menyasar pemilik, pengelola hingga karyawan hiburan malam, karaoke dan kafe se Kabupaten Kebumen. Selanjutnya, pemilik dan pengelola salon kecantikan, komunitas generasi muda hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kabupaten Kebumen.  "Tujuan dari kegiatan ini diantaranya untuk menekan dan mengurangi jumlah generasi muda pengguna narkoba di Kebumen. Selain itu, agar mereka memahami bahaya penyalahgunaannya sehingga menjauhi narkoba," papar Nurtaqwa, kemarin (24/4/2016).

    Acara yang dibuka oleh Sekda Adi Pandoyo, juga dimeriahkan oleh berbagai performance band akustik. Sedangkan narasumber yang dihadirkan, yaitu Agus Widanarko, Koordinator Penyuluh Badan Narkorika Kabupaten (BNK) Sukoharjo. Yang telah mendapatkan berbagai penghargaan nasional mulai nominasi liputan 6 SCTV Awards 2012, MNCTV Awards 2013, penghargaan Gubernur Jateng 2009, hingga penghargaan Presiden RI 2014.

    Sekda Adi Pandoyo, mengapresiasi kegiatan tersebut. Apalagi saat ini kata Adi Pandoyo, anak-anak usia pelajar dan remaja telah menjadi sasaran empuk para sendikat narkoba. Sehingga sejak dini harus ada upaya pencegahan dari semua stekholder. Selain tujuan ekonomi, sindikat narkoba juga memiliki misi penghancuran masa depan bangsa. Sebab jika barang itu sudah menjadi kebutuhan hidup pemakai dalam arti kecanduan, maka saraf otak akan mengalami kerusakan.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top