• Berita Terkini

    Thursday, April 14, 2016

    Parkir Kendaraan di Stasiun Mahal

    SUDARNO AHMAD/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sejumlah pengendara motor yang menitipkan motor di Stasiun Kebumen mengeluhkan tarif parkir yang sangat mahal. Tarif parkir ditempat itu jauh lebih mahal dari tarif parkir yang ditetapkan oleh Pemkab Kebumen.

    Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Kebumen menetapkan tarif parkir untuk sepeda motor sebesar Rp 500 dan parkir khusus sebesar Rp 1000. Sedangkan untuk roda empat Rp 1000 dan parkir khusus Rp 2000. Meski secara geografis Stasiun Kebumen berada di wilayah Kabupaten Kebumen, pengelola parkir stasiun memiliki aturan sendiri dan tidak mematuhi peraturan daerah yang ada.

    Untuk sekali parkir di area Stasiun Kebumen, pengendara akan dipungut tarif parkir sebesar Rp 3000, untuk sepeda motor. Sedangkan untuk mobil tarifnya mencapai Rp 5000 sekali masuk ke dalam halaman stasiun. Itu belum kalau pengendara menginapkan kendaraannya di area stasiun, tarifnya akan jauh lebih mahal.

    Sejumlah mengeluhkan warga mengeluhkan atas mahalnya tarif parkir tersebut. "Kemahalan bayar Rp 3000 untuk wilayah Kebumen. Apalagi fasilitasnya masih gitu-gitu aja," keluh Putra, warga Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen, Kamis (14/4).

    Menurut Putra, tarif semahal itu tak sebanding dengan fasilitas yang ada. Seperti lahan parkir yang memanfaatkan halaman stasiun. Tak adanya atap untuk menahan lajunya air hujan semakin mengensankan pengelola parkir hanya mengambil untung.  "Ini sama sekali tidak modal, kalau hujan motor kita kehujanan. Saya kira ini perlua diperbaiki layannya," ungkapnya.

    Belum lagi setiap parkir di Stasiun Kebumen, petugas tidak pernah memberikan struk pembayaran. Sehingga dicurigai uang yang dipungut itu masuk ke kantong pribadi petugas parkir. Putra juga mengungkapkan kekesalannya, saat dia menitipkan sepeda motornya selama tiga malam di halaman Stasiun Kebumen, yang harus membayar sampai Rp 25.000. "Ini bukan soal jumlah tarifnya saja. Petugasnya ngitungnya itu asal, hanya asal bilang biaya parkirnya sekian. Tapi saya tidak dikasih bukti pembayarannya. Harusnya kan profesional," ujarnya kesal.

    Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Surono mengatakan bahwa lahan di setiap area stasiun di wilayah Daop 5 dikelola oleh PT Reska. Masing-masing stasiun juga menerapkan aturan yang berbeda-beda. "Setiap stasiun berbeda, yang mengelola parkir di setiap stasiun termasuk di Stasiun Kebumen itu PT Reska anak perusahaan dari PT KAI," kata Surono, saat dihubungi Kebumen Ekspres, kemarin.

    Ia mengungkapkan, setiap stasiun memiliki tarif dasar yang berbeda-beda, ada yang Rp 3000 hingga Rp 5000 untuk kendaraan roda dua. "Ada juga yang menerapkan tarif progresif, yaitu setiap jamnya akan diterapkan tarif tertentu. Hingga batas maksimal tarif parkir tergantung pada stasiunnya," paparnya. Surono mengatakan, pihaknya akan meneruskan keluhan masyarakat Kebumen terhadap mahalnya tarif parkir stasiu kepada pihak pengelola, yakni PT Reska.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top