• Berita Terkini

    Friday, April 8, 2016

    Naasnya Dani Aprilia, Pelajar yang Meninggal setelah Alami Kecelakaan dan Terjatuh dari Jembatan

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Dani Aprilia (16) pelajar kelas XI SMK Tamtama Karanganyar tewas saat hendak berangkat sekolah. Siswa warga RT 02 RW 01  Desa Kedungwringin Kecamatan Sempor tersebut terjun dari jembatan setelah sebelumnya mengalami kecelakaan di jembatan Karanganyar, Jumat (8/4/2016).

    Berdasarkan pemeriksaan polisi dan tim medis, korban meninggal karena tenggelam. "Dari hasil pemeriksaan, penyebab meninggalnya korban karena tenggelam," kata Kapolsek Karanganyar, AKP Yusuf, dimintai keterangan, Jumat sore (8/4/2016).

    Seperti diberitakan, Dani Aprilia ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di sungai kawasan Desa Meles Kecamatan Adimulyo, Jumat, sekitar pukul 08.50 WIB. Tiga jam sebelumnya, diketahui korban mengalami kecelakaan di jembatan Karanganyar saat diantar sang ayah, Darminto (49) pergi ke sekolah.

    Saat itu, korban dibonceng sepeda motor Yamaha dengan nomor polisi (nopol) B 6613 VGQ.  Sesampai di lokasi, dua orang yang melaju dari barat itu berpapasan dengan sebuah bus dari arah berlawanan. Tiba-tiba, sepeda motor yang dikendarai Darminto oleng dan menabrak pembatas jembatan Karanganyar sebelah utara. Akibatnya pun fatal. Darminto tak sadarkan diri akibat kejadian itu. Kerasnya tabrakan bahkan membuat korban terpental dan jatuh ke sungai.

    Kerasnya benturan juga membuat pagar pembatas jembatan rusak. Demikian pula motor korban. Yang lebih mengenaskan, Dani Aprilia yang masih duduk di kelas XI  SMK Tamtama Karanganyar itu tenggelam.  Yang membuat terharu, Darminto baru sadar kehilangan anaknya saat siuman dari pingsan. “Saat sang bapak tersadar si anak ternyata tidak ada dan dicari-cari tidak ditemukan. Namun helm yang dipakai anak berada di bawah jembatan, ” kata AKP Yusuf. Darminto sendiri harus dilarikan ke rumah sakit.

    Pencarian terhadap korban sendiri melibatkan Tim Pencari BPBD, SAR Elang Perkasa dan warga masyarakat di dukuh Cokolan Desa Meles Kecamatan Adimulyo. Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam pramuka dan memakai Jilbab. Dari hasil pemeriksaan tim medis dan unit forensik Polres Kebumen, diketahui korban meninggal karena tenggelam.  “ Jenazah kemudian langsung diserahkan ke rumah duka, dengan menggunakan kendaraan milik BPBD,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Kebumen, Arif Rahmadi SSos.(mam/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top