• Berita Terkini

    Thursday, March 10, 2016

    Sempat Jadi Rebutan, Bayi Malang Petanahan Bakal Dapat Keluarga Baru

    ISTIMEWA

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Masih ingat bayi perempuan mungil yang diletakkan begitu saja di sebuah warung Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan, 26 Februari lalu?  Hari ini, Jumat (11/3/2016), bayi malang itu resmi memiliki keluarga baru yang akan mengasuhnya.

    Itu setelah Tim Seleksi Calon Orang Tua Angkat (COTA) menggelar rapat pada Kamis (10/3). Rapat dilakukan untuk menyeleksi 23 COTA yang menyatakan minatnya mengasuh sang bayi. Dari jumlah itu, tim seleksi yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kebumen Kebumen Adi Pandoyo itu memutuskan tiga keluarga yang dianggap layak menjadi orang tua angkat.

    Ketiga COTA yang "lolos seleksi" tersebut masing-masing, pasangan Turahman dan Sri Setianingsih warga RT 1 RW 1 Desa Waluyorejo Kecamatan Puring, Pasangan Wahyono dan Puji Setyorini warga RT 1 RW 3 Desa Klegenwonosari Kecamatan Klirong dan pasangan Oki Jamiat dan Sri Partiningsih warga Jl Kaswari Nomor 36 RT 2 RW 2 Kelurahan/Kecamatan Kebumen.

    Hari itu juga, usai rapat, tim yang ditunjuk segera melakukan home visit (kunjungan keluarga) ke rumah tiga COTA. Adapun tim yang bertugas untuk melakukan home visit terdiri dari beberapa unsur diantaranya Kepala Bidang (Kabid)  Sosial pada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Kebumen Muh Rosyid, Yulaida, PSi sebagai psikolog dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Kebumen serta Sakti Peksos dari Kemensos RI.


    Kabid  Sosial pada Disnakertransos Kabupaten Kebumen, Muh Rosyid mengatakan penetapan tiga COTA tersebut berdasarkan pada kelengkapan persyaratan dan beberapa pertimbangan. Diantaranya, usia pernikahan, usia COTA,  jumlah anak yang sudah dipunyai, jumlah penghasilan COTA per bulan dan alamat.  “Besok Jumat (hari ini,11/3) pukul 15.00 WIB di ruang rapat Sekda akan diadakan rapat untuk penentuan 1 dari 3 COTA yang sudah di home visit,” tutur Muh Rosyid.

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, bayi perempuan yang diperkirakan berusia 1 bulan ditemukan di Desa Karanggadung, Kecamatan Petanahan, pada 26 Februari 2016. Sejak saat itu, puluhan COTA menyatakan minatnya untuk mengadopsi bayi yang diduga dibuang tersebut. Keluarga yang ingin mengadopsi bayi itu, bukan hanya berasal dari Kabupaten Kebumen saja. Terdapat juga keluarga dari wilayah Batam dan Sulawesi yang juga berminat untuk merawatnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top