• Berita Terkini

    Friday, March 25, 2016

    Menkop Puspayoga : UMKM Efektif Perangi Kemiskinan

    SUDARNO AHMAD/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kabupaten Kebumen berhasil menyabet sebagai kabupaten terbesar yang mengeluarkan ijin usaha mikro kecil (IUMK) di Indonesia. Selama tiga bulan pencanangan Kabupaten Kebumen sudah mengeluarkan 8.775 sertifikat IUMK dan mendapatkan penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM. Namun ternyata prestasi itu tak sebanding dengan angka kemiskinan yang masih menempati peringkat kedua terbawah di Jawa Tengah.

    Menteri Koperasi dan UKM Aaak Agung Gede Nguran (AAGN) Puspayoga, menyayangkan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen, Kamis (24/3/2016). Seharusnya, kata Menteri, dengan banyaknya UMKM dapat menurunkan angka kemiskinan warganya. Namun, demikian AAGN Puspayoga menaruh simpati tinggi dan mengapresiasi terhadap Pemkab Kebumen yang sangat cepat merespon program-program dari pemerintah pusat.

    "Ini menunjukkan Bupati cepat merespon dan masyarakat juga cepat merespon kesempatan skema-skema dari pusat terutama program dari Kementerian Koperasi dan UKM ini," kata Puspayoga, saat memberikan sambutan pada acara Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2016 serta penyerahan program strategis Kementerian Koperasi dan UKM di Pendopo Bupati.

    Puspayoga mengatakan jumlah UKM di Indonesia luar biasa yang mencapai sekitar 57 juta UKM. Jika masing-masing UKM memiliki tiga tenaga kerja maka jumlahnya mencapai 160 juta lebih tenaga kerja di sektor UKM.

    Ia meyakini, meski saat ini Kabupaten Kebumen sebagai Kabupaten termiskin kedua di Jawa Tengah, jika hal ini dikembangkam terus-menerus maka angka kemiskinan akan bisa diturunkan. "Pengangguran turun, kemiskiman juga turun sementara kesejahteraan masyarakat akan meningkat karena masyarakat banyak yang berusaha," tegasnya.

    Bupati Kebumen HM Fuad Yahya berharap kedatangan Menteri Koperasi dan UKM ini akan banyak memberikan manfaat kepada warga Kebumen serta membawa semangat baru dalam membangun daerah melalui Koperasi dan UKM. Ia mengungkapkan, Kebumen saat ini meraih gelar runner up sebagai daerah miskin di Jawa Tengah. "Dengan semangat gerakan Koperasi dan UKM ini diharapkan ke depan gelar runner up daerah miskin tersebut bisa dilengserkan," ujar Fuad Yahya.

    Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis Kartu Ijin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Penyerahan sertifikat hak cipta kepada pelaku UKM batik dan penyerahan akta notaris koperasi gratis. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan launching Gerakan Bangga Produk Kebumen dan Bangga Berkoperasi.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top