• Berita Terkini

    Rabu, 10 Februari 2016

    Warga Klirong Tewas Gantung Diri

    SINGGIH FOR EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Salimun (43), warga RT 1 RW 5 Desa Tambakagung Kecamatan Klirong ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan seutas tali plastik. Jenasahnya ditemukan tergantung di dahan pohon melinjo, tak jauh dari rumahnya, Senin (8/2/2016).

    Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa mengenaskan itu pertama kali diketahui Sujono (47) warga RT 3 RW5 desa setempat sekitar pukul 08.00 WIB.  Penemuan berawal saat Sujono yang saat itu ditemani istrinya Yuliati (47) hendak ke sawah. Mereka melihat sesosok tubuh berada di belakang rumah tetangganya, almarhum Yasiman. "Awalnya saya menduga itu orang gila," katanya.

    Dengan ditemani beberapa warga lainnya, Sujono pun mengecek lokasi tersebut. Betapa terkejutnya mereka setelah menemukan bahwa yang semula disangka orang gila ternyata adalah Salimun yang telah meninggal dengan cara gantung  diri. Warga lantas melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan pihak Polsek Klirong.

    Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH melalui Kapolsek Klirong AKP Diyono mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas 1 Klirong, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Diduga kuat, korban bunuh diri,” ujar Diyono yang kemarin didampingi Kanit Reskrim Polsek Klirong, Aiptu Sugino.

    Peristiwa bunuh diri sebelumnya juga terjadi di  Kelurahan Bumirejo Kecamatan Kebumen pada 23 Januari 2016. Saat itu, Sunarto (65)  warga jalan Tanimbar 36 B RT 5 RW 3 Kelurahan Bumirejo Kebumen yang merupakan Pensiunan Kejaksaan juga ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di rumah kosnya.

    Nur Habib (25) warga Dukuh Dukuh RT 2 RW 6 Desa  Kedawung Kecamatan Pejagoan juga ditemukan tewas gantung diri menggunakan tambang plastik di dapur rumahnya pada tanggal 20 Maret 2015. Selain itu, Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri juga pernah terjadi di Desa Kalijirek Kecamatan Kebumen pada tanggal 27 Agustus 2015 lalu dengan korban bernama Margono (50) yang juga merupakan warga RT 6 RW 2 Desa Kalijirek Kecamatan Kebumen.

    Sementara itu pada tanggal 10 Januari 2015 lalu, dalam sehari juga ditemukan dua kasus gantung diri dengan korban bernama Slamet Sugiono warga Desa Logede Kecamatan Pejagoan.  Pada  waktu yang hampir bersamaan kasus gantung diri juga terjadi pada Tuban bin Kartaeja (41) warga Desa Sukomulyo Kecamatan Rowokele.


    Kasus bunuh diri ada juga yang dilakukan dengan cara menabrakan diri pada kereta api seperti yang dilakukan Priyo triono (53) warga RT 1 RW 5 Desa Klampok Kecamatan Purworejo Kabupaten Banjarnegara, yang ditemukan hancur tergilas kereta api pada tanggal 24 Agustus 2015 di perlintasan relKarangayar. Selain itu ada pula percobaan bunuh diri yang dilakukan dengan cara menceburkan diri ke sungai. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top