• Berita Terkini

    Tuesday, February 2, 2016

    Sudah 4 Kali Ganti Kepengurusan, Fungsi DKD Belum Bisa Maksimal

    ISTIMEWA
    Minta Pemkab Lebih Perhatikan Seni dan Budaya
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Kendati sudah memasuki periode kepengurusan keempat, keberadaan Dewan Kesenian Daerah (DKD) tampaknya "belum mendapat pengakuan" dari Pemkab.  Setidaknya itulah yang dirasakan oleh pengurus DKD Kebumen.

    Kegelisahan itu lantas disampaikan saat bertemu dengan  Bupati terpilih HM Yahya Fuad, Minggu (31/1/2016) lalu. Hadir pada pertemuan tersebut,  Dewan Pembina Achmad Marzoeki Sat Siswo Nirmolo , Putut Ahmad Suadi , Pipin Damayanti Susana, Ary Susanto serta Moch Chabib. Mereka diterima dengan hangat oleh Yahya Fuad.

    Kepada Fuad, sapaan akrab Yahya Fuad, pengurus DKD menyampaikan sejumlah persoalan terkait pengembangan seni budaya di Kebumen. Salah satu yang mengemuka, adalah belum maksimalnya fungsi DKD. Selama ini, DKD masih harus mandiri dalam melaksanakan sejumlah kegiatan yang mereka lakukan. Padahal banyak diantara kegiatan tersebut membawa nama Kebumen. "Seperti Lomba Dalang Cilik baru, DKD mencari dana sendiri juga kegiatan latihan gendhing-gendhing di pendopo, pengurus harian DKD berswadaya antar pengurus," kata Ambya Nurdiyanto yang juga mengikuti pertemuan kemarin.

    Belum adanya kantor sekretariat padahal sudah berjalan 4 periode kepengurusan semakin menegaskan "belum adanya pengakuan" dari Pemkab tersebut. Mereka berharap, di bawah kepemimpinan Yahya Fuad-Yazid Mahfudz, Pemkab Kebumen dapat lebih memperhatikan keberadaan DKD.

    Atas aspirasi dan masukan tersebut, Fuad Yahya menyambut baik. Pihaknya pun berjanji akan segera menindaklanjuti. "Akan di pelajari nanti apakah DKD akan ikut menggabung dengan Dinas yang mana pariwisata atau Dikpora atau bagaimana. Perlu kajian dan pemikiran lebih lannjut," ujarnya.

    Di saat yang sama, Fuad mengamini perkembangan seni budaya termasuk nasib para seniman butuh keterlibatan pemerintah. Salah satu yang bisa diupayakan, katanya, dengan memanfaatkan semua link atau instansi untuk dapat bersinergi. "Kami akan mencoba berkoordinasi dengan dinas instansi terkait bila ada kegiatan yang berhubungan dengan seni untuk bisa menggunakan DKD," kata Fuad.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top