• Berita Terkini

    Wednesday, February 10, 2016

    PMI dan Baznas Gelar Baksos di Ponpes Al Kamal

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- PMI Cabang Kebumen bekerja sama dengan Baznas menggelar acara bakti sosial di  Pondok Pesantren Al Kamal, Desa Tambaksari, Kecamatan Kuwarasan, Senin (8/2/2016).

    Pada acara tersebut diserahkan bantuan berupa 10 set mesin jahit serta empat buah Kitab Suci Al Quran Audio.

    Bantuan dari Baznas itu diserahkan Pejabat Bupati Kebumen Drs HM Arief Irwanto MSi.

    Selain bantuan, digelar pula pemeriksaan dan pengobatan gratis kerja sama Poliklinik PMI, IDI, RSU PKU Muhammadiyah Gombong dan HMI yang diikuti sekitar 250 orang penyandang disabilitas, santri dan warga.

    Hadir dalam acara itu Ketua Baznas Kebumen drh H Jatmiko, Wakil Bupati Terpilih KH Yazid Mahfudz, Asisten I Sekda Drs Mahmud Fauzi MSiu, Kabag Kesra Dra Hj Siti Nuriatun Fauziyah MSi dan Ketua PMI Kebumen Komper Wardopo serta tokoh difabel asal Buayan Kebumen Irma Suryati.

    Ketua Baznas Kebumen Jatmiko menjelaskan,  bantuan yang diserahkan di Pondok Pesantren Al Kamal itu seluruhnya Rp 34,25 juta. Meliputi penyaluran atau pentashorufan zakat bagi 250 difabel dan kaum duafa senilai Rp 12,5 juta, bantuan 10 set mesin jahit lengkap senilai Rp 13,7 juta dan bantuan empat buah Al Quran Audio senilai Rp 8 juta."Setiap tahun Baznas Kebumen mendistribusikan zakat empat kali," ucapnya.

    Ketua PMI Komper wardopo menyatakan, bakti sosial kerja sama PMI dan Baznas itu sudah beberapa kali dilakukan dan berjalan efektif. Apalagi tugas PMI dan Baznas hampir sama, yakni bergerak di bidang sosial kemanusiaan. "Bakti sosial Ini bentuk kolaborasi PMI dengan Baznas dan secara bertahap akan terus kami lakukan di 22 kecamatan,"jelas dia.

    Pejabat Bupati M Arief Irwanto mengapresiasi kolaborasi PMI dengan Baznas Kebumen itu sebagai terobosan. Apalagi ada potensi zakat, infaq dan sedekah (ZIS) yang cukup besar dan perlu didistribusikan kepada yang berhak. Dia pun mendukung agar kegiatan Baznas dari tahun ke tahun terus meningkat.

    Menurut Arief, menilik jumlah PNS di Kebumen lebih dari 15.000 orang sebenarnya potensi yang bisa dihimpun dari zakat cukup besar. Bahkan sesuai ketentuan perundangan, setiap PNS  berpenghasilan di atas Rp 2,8 juta per bulan dikenai zakat  sebesar 2,5 persen."Artinya, setiap tahun dari PNS bisa dihimpun zakat sekitar Rp 12 miliar dan ini bisa dipakai untuk mengurangi angka kemiskinan di Kebumen,"tandas Arief seraya mengimbau PNS makin taat membayar zakat.

    Menurut dr Fany Gunawan dari PMI, sebanyak 120 warga dan kaum difabel mengikuti pengobatan gratis tersebut.  Kegitan lain yakni donor darah serta pentas musik Netra Band dari SLB Manunggal Gombong dan anak-anak SMA Nururrohman Kuwarasan dan peresmian toko kerajinan tangan Mutiara milik Irma Suryati. (has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top