• Berita Terkini

    Tuesday, February 9, 2016

    Jelang Pelantikan Bupati, 164 Botol Miras Diamankan

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih, Satpol PP Kabupaten Kebumen menggelar operasi Cipta Kondisi selama tiga hari berturut-turut. Dalam operasi tersebut, Satpol PP berhasil mengamankan 164 botol miras dari berbagai merk dan 74 liter miras oplosan.

    Kasatpol PP Pemkab Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko melalui Kabid Penegakan Perda dan Peraturan Kepala Daerah Sugito Edi Prayitno mengatakan operasi cipta kondisi itu dilaksanakan selama tiga hari, mulai Hari Sabtu hingga Senin (6-8 Februari 2016).

    Operasi cipta kondisi dilaksanakan dalam rangka pelantikan bupati terpilih Ir HM Yahya Fuad SE-KH Yazid Mahfudz. Diharapkan pelantikan tersebut dapat berjalan aman dan lancar tanpa adanya gangguan yang disebabkan oleh minuman keras. “Selain itu dengan adanya operasi tersebut diharapkan dapat mengurangi peredaran minuman keras di kabupaten berselogan beriman ini,” tuturnya.

    Dijelaskannya, selain dalam rangka mengurangi peredaran minuman keras, operasi cipta kondisi tersebut juga dilaksanakan atas banyaknya pengaduan dari masyarakat. menurutnya, Banyak sekali masyarakat yang telah dibuat resah akibat dari maraknya peredaran minuman keras. Alasan inilah yang membuat masyarakat mengadu ke Satpol PP Kebumen untuk kemudian melakukan penertiban.  “Lokasi yang telah dilakukan penertiban diantaranya Kebumen kota, wilayah Kecamatan Kuwarasan, Gombong, Karangayar dan wilayah Kecamatan Adimulyo,” katanya.

    Sugito Edi Prayitno menghimbau kepada masyarakat, untuk dapat melaporkan ke Satpol PP jika  mengetahui ada peredaran minuman keras. Pasalnya minuman keras sangat berbahanya bagi generasi muda. Terlebih sudah banyak korban meninggal akibat meminum minuman keras atau oplosan. “Dengan  adanya kerjasama yang baik dan proaktifnya dari masyarakat maka peredaran minuman keras dapat diminimalisir,” terangnya.

    Dia juga menambahkan waktu muda adalah masa yang sangat labil, dimana dalam kondisi tersebut kaum muda mudah untuk mengikuti arus pergaulan. Jika sampai generasi muda tersebut salah pergaulan, maka bisa jadi mereka akan terjerumus ke dalam dunia narkoba dan minuman keras. Maka disinilah peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk terus memantau generasi muda dan melaporkan jika marak terjadi peredaran miras dan narkoba. “Selamatkan generasi muda, kerena pada saatnya nanti, merekalah yang nantinya akan menggantikan posisi kita semua,” ucapnya. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top