• Berita Terkini

    Friday, February 26, 2016

    Jebol Tembok, Maling 'Kulakan' HP

    fuad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sebuah konter handphone dan aksesoris di Jalan Pemuda Kebumen menjadi sasaran aksi pencurian, Jumat (26/2/2016) dinihari. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang, masuk dengan cara membobol tembok bagian belakang konter.

    Setelah masuk, kawanan pencuri ini pun leluasa 'kulakan' handphone. Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 36 handphone dari berbagai merk yang digondol. Semuanya masih dalam kondisi baru dan tersegel. Pelaku juga membawa kabur dua unit laptop. Akibat pencurian ini, pemilik konter Laris mengalami kerugiaan hingga Rp 90 juta. Ironisnya, konter tersebut ternyata baru sehari buka.

    Diperoleh keterangan, pencurian ini baru diketahui pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, karyawan konter bernama Lina Marlina yang baru datang, curiga melihat handphone yang dipajang di etalase berkurang. Dia pun segera menghubungi pemilik konter. Setelah diteliti ternyata ada 36 handphone yang hilang. Rinciannya, 25 handphone merk Asus berbagai tipe, 9 handphone merk Coolpad, empat unit handphone merk Samsung dan satu unit handphone merk Acer. Selain handphone, pelaku juga menyikat dua unit laptop merk Asus.

    Pemilik toko akhirnya sadar telah menjadi korban pencurian setelah melihat ada lubang di tembok bagian belakang konter."Lubang itulah yang diduga kuat digunakan sebagai jalan masuk oleh pelaku," ujar Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH seperti dituturkan Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto, siang kemarin.

    Willy menuturkan, kuat dugaan pelaku menggunakan bor listrik untuk membobol dinding tembok. Ini bisa dilihat dari bekas lubang yang cukup rapi. Kondisi tembok yang berada di pekarangan kosong membuat pelaku cukup leluasa melancarkan aksinya tanpa terlihat maupun terdengar warga.

    Willy juga menduga aksi pencurian ini dilakukan lebih dari satu orang. Salah satunya ditengarai bertubuh kecil. Sebab, lobang yang ditinggalkan hanya bisa dilewati oleh orang yang berpostur kecil.

    Disinggung kemungkinan pelakunya anak-anak, Willy belum mau berasumsi lebih jauh. "Bisa saja orang dewasa tapi tubuhnya kecil. Yang pasti lebih dari satu orang. Kemungkinan (pelaku) yang (bertubuh) kecil masuk, sementara pelaku lain menunggu di luar tembok," beber Willy yang langsung memimpin olah TKP bersama Kapolsek Kota AKP Yohanes Hari Pracoyo dan Kanit Reskrim Aiptu Fuad Inayah SH.

    Fuad Inayah menuturkan, dari olah TKP, petugas sebenarnya menemukan CCTV. Sayangnya, CCTV tersebut tidak dilengkapi hard disk sehingga tidak bisa merekam kejadian tersebut. "Ini cukup kami sayangkan, kalau ada rekamannya itu bisa membantu kami untuk mengungkap kasus pencurian ini," ujar Fuad.

    Sejauh ini, kata Fuad, petugas terus mengumpulkan informasi, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Menyusul aksi pencurian ini, Fuad menghimbau kepada warga agar tidak mudah tergiur jika ada seseorang yang menjual handphone dengan harga miring. Sebab bisa jadi handphone tersebut adalah hasil kejahatan. "Intinya kalau ada yang mencurigakan, kami minta agar segera lapor ke pihak berwajib," tegasnya. (has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top