• Berita Terkini

    Thursday, February 11, 2016

    Jalan Tanahsari Rusak Parah

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan Raworejo-Bandung Sruni Kecamatan Kebumen semakin rusak parah. Kondisi tersebut dikhawatirkan membuat lokasi menjadi rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

    Dari pantauan kebumenekspres.com, kerusakan jalan tersebut terdapat di beberapa titik. Namun kerusakan terparah berada RT 1 RW 3 Desa Tanahsari Kecamatan Kebumen. Di bagian tengah dan tepi jalan telah berlubang dengan kedalaman sekitar 30 centimeter. Akibatnya jika ada mobil atau truk yang melintas posisi kendaraan akan miring.

    Rifai (25) salah satu warga sekitar mengatakan, jalan tersebut merupakan kawasan jalan yang ramai dilalui pengguna jalan. Jalan itu juga ramai dilalui para pelajar saat pagi dan siang hari. "Saat ini jalan tergenang air sehingga pengguna jalan dapat tidak mengetahui jika lubang tersebut dalam," tuturnya, Kamis (11/2/2016).

    Saat pembangunan jalan yang berada di Desa Roworejo Kecamatan Kebumen, sebenarnya jalan yang rusak tersebut sudah diberi tanda menggunakan cat semprot. Namun hingga kini jalan itu belum juga diperbaiki. "Dah lama itu rusak," katanya.

    Syahron (33) salah satu pengguna jalan mengaku sangat prihatin dengan kerusakan jalan itu. Kondisi tersebut semakin berbahaya pada saat malam hari. Pasalnya minimnya lampu penerangan dan kondisi jalan yang lurus di tengah pesawahan, membuat resiko kecelakaan semakin besar. "Lihat saja dalam beberapa menit intensitas kendaraan yang melintas sangat tinggi,” terangnya.

    Hal senada juga diucapkan oleh Samsul (33) pengendara lainnya. Menurutnya kerusakan jalan sudah lama terjadi. Namun hingga saat ini Pemkab belum juga terlihat mengambil tindakan. Beberapa pengendara yang melintas tampak kebingungan untuk memilih jalan. "Dalan kaya kie garep milih lewat endi jal," kata salah satu Syahron.

    Menurutnya, jalan merupakan akses penting ekonomi. Bila tak kunjung diperbaiki, dikhawatirkan membuat perekonomian warga terganggu. Tak hanya itu, tak tertutup kemungkinan akan jatuh korban akibat kecelakaan lalu lintas.  “Para pedagang sruni juga kerap mengeluh, karena jalan yang rusak telor dan perkakas lainnya banyak yang pecah," ujarnya sembari berharap jalur tersebut segera diperbaiki. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top