• Berita Terkini

    Thursday, January 28, 2016

    Serambi Masjid Agung Senilai Rp 4 Miliar Diresmikan

    SUDARNO AHMAD/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Serambi Masjid Agung Kebumen yang menelang anggaran Rp 4 miliar dari APBD Kebumen 2015 diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Jawa  Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (28/1/2016). Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan untaian melati dan pemukulan bedug.

    Hadir pada acara tersebut, Pj Bupati M Arief Irwanto, Ketua DPRD Cipto Waluyo, Kapolres AKBP Alpen, Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Putra Widyawinaya. Sekda Adi Pandoyo, Ketua MUI, dan ulama di Kabupaten Kebumen.

    Pada kesempatan itu, Ganjar Pranowo mengajak umat Islam memakmurkan masjid. Yakni dengan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat. "Di masjid kita bisa berdiskusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan," ujar Ganjar Pranowo.

    Pj Bupati M Arief Irwanto, pada sambutannya mengatakan serambi Masjid Agung saat ini sudah cukup representatif ini. Pihaknya juga mengapresiasi, karena pembangunannya tidak hanya mengandalkan dana dari APBD. Tetapi juga dapat menumbuhkan swadaya masyarakat sebesar Rp 430 juta.

    "Kita patut bersyukur. Wujud syukur yang lain adalah dengan melaksanakan tekad untuk mengembangkan kehidupan spiritual yang tangguh, bertumpu pada masyarakat yang cerdas olah pikirnya dan kuat daya dzikirnya," kata Arief Irwanto.

    Arief Irwanto juga mengajak masyarakat mengoptimalkan fungsi masjid, tidak hanya untuk sholat dan dzikir. Tetapi juga dapat dijadikan sebagai lembaga untuk menyatupadukan umat, serta untuk membentuk pribadi-pribadi yang mulia.

    Ketua Pembangunan Serambi Masjid Agung Kebumen, Saat Rahmana, menjelaskan selain merehab serambi masjid, pihaknya juga merehab sarana pendukung lainnya. Seperti selasar, tempat wudhu, toilet, dan paving halaman masjid. Anggaran yang digunakan bersumber dari APBD Kebumen tahun 2015 sebesar Rp 4 miliar. "Kekurangannya digali dari infak dan jariyah umat dengan tanpa mengedarkan proposal," tegasnya.

    Meski tanpa menyebar proposal, namun pihaknya berhasil menghimpun infak dan jariyah umat mencapai Rp 451.646.891. "Banyak juga yang jariyah material," imbuhnya.

    Rencana berikutnya, lanjut dia, membangun menara masjid, memperluas area parkir, dan membangun kantor takmir, serta melengkapi sarana dan fasiltas masjid lainnya. "Kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu anggaran agar rencana tersebut terealisasi," pintanya.

    Peresmian serambi Masjid Agung Kebumen sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama penceramah KH Bardan Usman yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gunungkidul. Sebelumnya, Ketua MUI Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, melantik dan mengukuhkan pengurus MUI Kabupaten Kebumen.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top