• Berita Terkini

    Friday, January 15, 2016

    Lagi, Remaja Tewas Tenggelam

    ISTIMEWA
    KEBUMEN(kebumenekspres.com
    ) - Musibah tenggelam kembali terjadi. Kali ini, naas dialami seorang remaja berusia 16 tahun warga  RT 4 RW 4 Dukuh Gemiwang Desa Pujotirto Kecamatan Karangsambung yang tenggelam saat berekreasi di curug Wringin desa setempat, Rabu (13/1/2016) lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Kurang dari 24 jam kemudian, korban bernama Muhlisin, ditemukan dalam keadaan meninggal.

    Keterangan Kasi Kedaruratan pada Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Arif Rahmadi SSos, korban  tersebut ditemukan Kamis pagi (14/1) sekitar pukul 08.30 WIB. "Jenazah Muhlisin berhasil ditemukan oleh gabungan tim SAR  dari Basarnas Cilacap. SAR Elang Perkasa, Rapi Rescure, dan BPBD Kebumen," kata Arif Rahmadi, Kamis (14/1/2016).

    Informasi yang berhasil dihimpun Ekspres, kejadian tersebut berawal saat korban bersama 10 teman lainnya bermain di Curug Wringin.  Curug Wringin sendiri merupakan air terjun dengan ketinggian sekitar 3 meter. Sementara bagian bawah air terjun merupakan kedung dengan kedalaman berkisar 8 meter.

    Sesampainya di tujuan, korban mengajak temannya untuk melompat dari atas air terjun. Kali ini, teman-teman Muhlisin menolak hingga kemudian Muhlisin melompat dari atas air terjun.

    Pada lompatan pertama Muhlisin berhasil. Beberapa saat usai menceburkan diri dia kembali muncul dari permukaan dengan selamat. Dia pun kemudian mengulanginya lagi. Namun naas pada lompatan kedua ini Muhlisin tak kunjung ke luar dari dalam air. Muhlisin dinyatakan hilang.


    Jasad korban ditemukan setelah dilakukan pencarian selama 30 menit ke dalam Kedung Curug Wringin yang memiliki kedalaman 5-6 meter dan luas sekitar enam meter persegi. "Tim harus berjalan kaki sekitar satu jam untuk menuju lokasi kejadian. Jenazah Muhlisin tersangkut di bebatuan yang berada di dalam kedung tersebut,” kata Arif.
    Apa yang menimpa Muhlisin ini sepertinya menambah panjang daftar kecelakaan di perairan Kebumen. Sebelumnya,  tiga saudara kandung di Desa Soka Kecamatan Poncowarno ditemukan meninggal setelah tenggelam di sungai wilayah setempat pada 8 Januari lalu.

    Kemudian pada pada 26 Desember 2015 seorang remaja Desa Klapasawit bernama Dedi Alamsyah (15) ditelan ombak di kawasan obyek wisata Pantai Brecong Buluspesantren. Selain itu, dua orang remaja asal Kecamatan Prembun meninggal saat bermain di obyek wisata curug Desa Kaliurip Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, 19 Desember 2015.  (mam/ori/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top