• Berita Terkini

    Minggu, 06 Desember 2015

    Di Tangan Rahmat Satibi, Biji Jenitri jadi Cincin

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-  Berhasil membuat dan memasarkan emban cincin berbahan kayu, tak lantas membuat Rahmat Satibi puas. Kini, pria warga Desa Pandanlor Kecamatan Klirong kembali membuat cincin unik berbahan jenitri.

    Rahmat memilih jenis biji jenitri Papua yang digunakan untuk membuat cincin. Alasannya biji ini berukuran besar sehingga dapat digunakan untuk membuat cincin. Menurutnya dengan menggunakan cincin berbahan jenitri maka biji jenitri akan terus melekat dengan tubuh sang pemakai. “Selama ini saat biji jenitri melekat dengan tubuh maka dipercaya baik untuk kesehatan,” tutur pria berusia 25 tahun tersebut.

    Biji jenitri sendiri sudah mempunyai batik dan garis-garis. Hal ini akan tampak seperti ukiran. Sehingga cincin yang dikenakan akan tampak seperti cincin ukiran. Selain itu seiring dengan waktu cincin berbahan jenitri akan semakin mengkilap. “Semakin sering dipakai maka cincin akan semakin mengkilap. Sehinga Tampilannya akan semakin bagus,” paparnya.

    Dijelaskannya dari berbagai informasi yang diperoleh, biji jenitri semakin lama akan semakin keras bahkan bisa membatu. Hal itulah yang membuat bji jenitri harganya bisa sangat mahal. Jika sudah membatu maka harganya tentunya akan semakin mahal. “ Saya mendengar dari berbagai informasi, katanya semakin membatu maka biji tersebut akan semakin mahal,” katanya.

    Rahmat mengaku saat ini memang belum banyak pemesan cincin yang terbuat dari jenitri. Hal ini sebabkan belum banyaknya masyarakat yang tahu tentang cincin tersebut. Namun dengan keberhasilan membuat emban kayu Rahmat semakin yakin kalau cincin jenitri akan laku di pasaran. “Selama ini kebanyakan pengrajin jenitri hanya membuat kalung dan gelang. Saya mencoba membuat cincin dan hasilnya bagus,” ucapnya.

    Biji atau Ganitri yang mempunyai nama latin (Elaeocarpus serratus) saat ini sedang mengalami penurunan harga. Bijinya  yang digelari “Air Mata Dewa Siwa” atau dikenal dengan nama ‘Rudraksha’ tersebut dipercaya  baik untuk kesehatan dan mampu menstabilkan aliran darah dan menghilangkan stres.(mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top