• Berita Terkini

    Sabtu, 11 Juli 2015

    PKB Isyaratkan Usung Calon Sendiri....Bersama PAN

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Makin dekatnya waktu pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati (paslon cabupdan cawabup), tampaknya menjadi "ujian berat" bagi partai-partai politik (parpol) di Kebumen yang sudah menggalang koalisi. Bukan tidak mungkin, koalisi itu pisah jalan dalam waktu dekat ini.


    Itu setidaknya tersirat PKB yang merupakan anggota Koalisi Kebumen Beriman (KKB) yang beranggotakan 7 parpol terdiri Gerindra, PAN, PKS, PKB, PPP NasDem dan Golkar.  Isunya, PKB bersama PAN bakal mengusung calon sendiri pada Pilbup mendatang dan lepas dari KKB.

    Menanggapi isu itu, Ketua Desk Pilkada PKB Kebumen, Jenu Arifiadi yang dihubungi kebumenekspres.com pada Kamis (9/7/2015) kemarin memang tidak membenarkan namun juga tidak membantahnya. Namun soal bahwa PKB dan PAN mengusung sendiri calon bupati dan wakil bupati, diakuinya sangat terbuka.  "Ya, kemungkinan itu (membentuk mitra koalisi dengan PAN dan mengajukan pasangan sendiri) mungkin saja," kata Jenu melalui sambungan telefon.

    Namun demikian, Jenu buru-buru menambahkan, siapapun nantinya yang akan mendapat rekomendasi dari DPP PKB tidak serta merta diusung menjadi bakal calon bupati dan didaftarkan ke KPU. Sebab,  masih harus dibicarakan dengan mitra koalisi KKB lainnya. "Mudah-mudahan mitra koalisi bisa menerima sikap politik PKB soal rekomendasi," kata Jenu lagi.

    Terlepas dari benar tidaknya isu itu, PKB dan PAN sudah lebih dari cukup untuk mengusung paslon sendiri dari sisi persyaratan . PKB yang memiliki 6 kursi di DPRD ditambah 7 kursi yang dimiliki PAN, sudah mengantongi 13 kursi. Atau, lebih 3 kursi dari persyaratan minimal yang ditetapkan KPU, 10 kursi.

    Bila merunut lebih jauh, awal pekan ini PKB telah menggelar test uji kepantasan dan kelayakan (fit and proper test) bagi para kandidatnya. Sebanyak lima nama mengikuti  tes uji kelayakan yang digelar di kantor DPP PKB di Jakarta tersebut.

    Mereka adalah KH Yazid Mahfudz (tokoh ulama NU), Djuwarni (wakil Bupati Kebumen) dan Fuad Yahya (tokoh Muhammadiyah dan pengusaha), Sholahudin (pengusaha) dan Barli Halim (Ketua DPD PAN). Minus KH Yazid Mahfudz, empat kandidat lain mengikuti fit and proper test sebagai bakal calon bupati dari PKB.

    Jenu mengatakan, rekomendasi dari DPP kemungkinan baru jatuh setelah lebaran atau pertengahan Juli. Namun demikian, ia menegaskan kecil kemungkinan PKB akan mengusung nama di luar nama-nama tersebut. Padahal, mitra koalisi PKB di KKB, NasDem dan Golkar sudah memastikan akan mendukung Khayub M Lutfie. Kabarnya, PKS segera menyusul dalam waktu dekat bahkan kemungkinan Gerindra.

    Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Barli Halim tak bisa dimintai keterangannya. Berkali-kali wartawan koran ini menghubungi Ketua DPD PAN Kebumen itu tak memberi respon.  (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top